Satu Tahun Cabuli Anak Kandung

122
0
EKSPOSE. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menghadirkan JA, pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya di Mapolres Garut Rabu (21/11). (Yana Taryana / radartasikmalaya.com)
Loading...

KARANGPAWITAN – JA (44), warga Kecamatan Cibatu tega mencabuli anak kandungnya dalam kurun waktu satu tahun lebih.

“Pelaku ini mencabuli anak kandungnya itu dari tahun 2017 hingga sekarang (2018). Ngakunya sudah lebih dari 20 kali melakukannya (pencabulan),” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK kepada wartawan saat ekspose di Mapolres Garut Rabu (21/11).

Pelaku, terang dia, nekat mencabuli anak kandungnya yang masih berusia 16 tahun karena tergoda dengan kemolekan tubuh sang anak. Terlebih, pelaku sudah ditinggal istrinya bekerja ke luar negeri sebagai TKW.

Budi menerangkan untuk melancarkan nafsu bejatnya, pelaku selalu melakukan tindak kekerasan. Hal itu dilakukam supaya korban menuruti kemauan pelaku.

“Setiap melakukan aksinya pelaku mengancam korban dan melakukan kekerasan berupa menjambak, menendang dan memukul korban,” ungkapnya.

Loading...

Aksi bejat pelaku ini terungkap setelah beberapa keluarganya curiga melihat korban seperti tertekan. Melihat itu, paman korban kemudian melapor ke polisi.

“Setelah kami dalami, ternyata korban ini mengaku menjadi korban pelecehan oleh ayahnya sendiri,” terangnya.

Mendapat pengakuan itu, pihaknya segera bergerak menangkap pelaku di rumahnya Selasa (20/11). “Saat ditangkap pelaku tidak melawan dan mengakui perbuatannya,” terangnya.

Untuk mempertanggung­jawab­kan perbuatannya pelaku kini mendekam di sel tahanan Polres Garut dan dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.