Sawah Bisa Panen dengan Air Asin

55
0
PANEN RAYA. Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat panen raya di lahan sawah berkadar garam tinggi Selasa (6/8). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
PANEN RAYA. Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat panen raya di lahan sawah berkadar garam tinggi Selasa (6/8). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Petani di Dusun Sucen Desa Cibenda Kecamatan Parigi kerap mengalami gagal panen, karena ladang sawah sering tergenang air payau (asin) atau proses pasang surut. Kini mereka sedang mencoba menanam variates padi yang lebih tahan air asin.

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan variates padi yang tahan akan kadar garam tinggi tersebut disebut Inpari 34. Sedang di ujicoba di lahan seluas lima hektare.

”Sekarang panen perdana dari uji coba padi Variates Inpari ini,” ungkap Jeje kepada wartawan Selasa (6/8).

Menurutnya, jika padi jenis tersebut memiliki hasil yang sangat bagus, maka bisa membantu produksi beras di saat masa kekeringan seperti ini.

”Kita punya 660 hektare lebih di kawasan payau tapi seringkali mati, nah kalau ini berhasil bisa subsidi kekurangan produksi beras,” tutur dia.

Jeje mengaku belum mencoba hasil dari produksi padi Inpari 34, sehingga ia belum tahu kualitas rasa dan teksturnya. ”Bolehlah saya meminta hasilnya, nanti dicoba,” ungkapnya berkelakar.

Selain itu, sawah yang memiliki kandungan garam yang tinggi tersebut bisa dikolaborasikan dengan budidaya ikan atau udang.

”Kalau ditanam variates 34 ini bisa mencegah penyebaran penyakit kepada udang dan ikan,” tuturnya.

Kabid Analisis Kebijakan Iptek Badan Penelitian dan Pengembangan daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat Deni Rahayu sangat mendukung penanaman variates tersebut.

”Ini bisa membantu para petani di lahan payau menghadapi genangan air asin, hasilnya berhasil di panen,” tuturnya.

Dia menambahkan waktu tanam padi variates tersebut selama 90 hari dan petani tinggal mengatur pola tanamnya saja. ”Ini harus jadi kebiasaan petani di sini untuk menanam padi jenis ini,” ucapnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.