Sayang, Haul Ponpes Daarun Nizham Cintaraja Tasik Batal Digelar

41
0
DITUNDA. Acara Haul Pondok Pesantren Daarun Nizham Desa Cintaraja, Singaparna ditunda sementara walaupun tenda sudah didirikan, Senin (5/10). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Haul Pondok Pesantren Daarun Nizham di Desa Cintaraja Kecamatan Singaparna batal digelar, karena tamu undangan yang hadir mencapai ribuan orang dan tidak sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Rencananya, puncak acara haul akan digelar pada Minggu-Senin (4-5/10) yang akan dihadiri 1.700 alumni pesantren tersebut, termasuk santri dan orang tua santri dari Tasikmalaya dan luar daerah.

Akhirnya acara haul ditunda menunggu perkembangan kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya mengalami penurunan atau dinyatakan aman. Karena pihak pesantren khawatir muncul kluster pesantren baru.

Pimpinan Pondok Pesantren Daarun Nizham KH Muhammad Yamin Hambali menyampaikan, pondok pesantren sengaja menunda kegiatan haul meski persiapan sudah matang, bahkan sebelumnya tenda dan panggung tablig sudah didirikan panitia haul.

“Ditunda haulnya karena berisiko jadi kluster Covid-19. Apalagi, jemaah yang akan hadir diprediksi bisa mencapai 1.700 orang. Jadi akan sulit untuk menerapkan protokol kesehatan, termasuk aparat kepolisian mengimbau agar ditunda,” kata KH Yamin kepada wartawan di Ponpes Daarun Nizham, kemarin.

Dia mengaku tidak ingin Ponpes Daarun Nizham menjadi kluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya.

Loading...

Maka dari itu, disampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah, alumni santri dan orang tua santri yang berencana hadir dalam haul ini. “Kami tunda dulu acara haul ke-8 ini sampai situasi Covid-19 selesai,” ungkap dia.

Wakapolres Tasikmalaya Kompol Agus Syafrudin mengatakan, Polres Tasikmalaya dan Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya meminta pimpinan pondok pesantren menunda kegiatan haul ini karena rencananya akan dihadiri ribuan tamu undangan.

“Kami datang ke Pondok Pesantren Daarun Nizham Cintaraja untuk meminta Pak kiai menunda kegiatan haul. Alhamdulillah Pak kiai legawa. Kita sengaja melakukan pendekatan humanis untuk mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi abai protokol kesehatan,” jelas dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.