Screenshot Video Hot Janda Muda Warga Manonjaya Tasik Disebar Mantan Pacar, Korban Lapor Polisi

17047
1
radartasikmalaya.com
KPAID Kabupaten Tasik mendampingi korban kekerasan verbal warga Manonjaya melapor ke Mapolresta Tasik, Senin (28/09) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Janda Muda berinisial VA (32), warga Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, dibuat malu oleh mantan pacarnya berinisial AF (30), warga Jakarta.

Betapa tidak, video hot adegan tak senonoh VA saat video call (vicall) ketika masih berpacaran dengan AF, ternyata di-screenshot.

Lalu, oleh AF screenshot itu disebar diberbagai media sosial. Tak ayal, hal ini membuat malu VA.

Apalagi, anak VA yang baru berusia 14 tahun mengetahui hal itu. Karena gambar hot tersebut tersebar ke beberapa guru dan teman sekolahnya.

Akibat kejadian itu, sang anak yang baru duduk di bangku kelas VIII itu mengalami trauma dan malu kemudian melaporkan hal itu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasik.

“Jadi hari ini kami dampingi pelapor inisial I dan ibunya VA yang jadi korban ke Mapolresta Tasikmalaya,” ujar Ketua KPAID, Ato Rinanto kepada radartasikmalaya.com, Senin (28/09) siang.

Terang Ato, yang ditemui saat mendampingi korban melapor, screenshot itu menyebar sekitar 2 minggu lalu dan menjadi viral di lingkungan I bersekolah.

“Pelaku warga Jakarta. KTP-nya sudah kami kantongi dan akan disampaikan kepada penyidik agar kasus ini dapat segera ditindaklanjuti,” terangnya.

Ato menambahkan, VA hingga saat ini bekerja di Jakarta dan sempat pacaran dengan terduga pelaku selama 14 bulan hingga terjadi videocall di screenshot itu.

“Nah akhirnya tersebar dan viral di teman-temannya dan para guru ananda korban. Motifnya diduga karena dendam akibat hubungannya putus dengan VA,” tambahnya.

Jelas dia, kasus ini bukan hanya melanggar Undang-Undang Anak tapi ada juga pelanggaran Informasi Teknologi (IT).

“Jadi kami akan kawal kasus ini dan melakukan pendampingan psikis kepada anaknya serta berkomunikasi dengan pihak sekolah agar tak mengalami tekanan yang begitu besar,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.