SD IT Ibadurrohman Kota Tasik Terus Raih Prestasi

68
0
ISTIMEWA. MEMBANGGAKAN. Balqis Zalfahira A bersama guru SDIT Ibadurrohman Indihiang Kota Tasikmalalaya. Foto bawah, Balqis Zalfahira A sedang mengerjakan soal KSN daring tingkat Jabar, Rabu (7/10).
ISTIMEWA. MEMBANGGAKAN. Balqis Zalfahira A bersama guru SDIT Ibadurrohman Indihiang Kota Tasikmalalaya. Foto bawah, Balqis Zalfahira A sedang mengerjakan soal KSN daring tingkat Jabar, Rabu (7/10).

TASIK – Siswi SD IT Ibadurrohman Indihiang Kota Tasikmalaya berhasil mewakili Kota Tasikmalaya mengikuti Kompetisi Sains Nasional (KSN) daring Bidang Matematika ke tingkat Provinsi Jabar, Rabu (7/10/2020). Pengumuman perlombaan tersebut akan dilaksanakan secara online.

Kepala SD IT Ibadurrohman Ayi Neni Nurtarwiyah SPd mengatakan ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) dapat membangun semangat siswanya agar selalu tangguh, pantang menyerah, dan terus berprestasi dalam kondisi apa pun. Termasuk di masa pandemi seperti saat ini.

“Bersyukur siswi (Balqis Zalfahira A kelas VI, Red) kami bisa lolos dari tingkat kecamatan dan lanjut Kota Tasikmalaya. Tapi, sebelum mengikuti KSN tingkat Provinsi Jabar dibekali materi dan pelatihan secara intensif dengan daring ataupun bimbingan,” katanya kepada Radar, Jumat (9/10/2020).

Pembinaan tersebut, kata dia, agar siswinya saat pelaksanaan perlombaan bisa mengerjakan berbagai soal. Dan bisa menjawab dengan pasti dan benar.

“Hasilnya diberikan kesusksesan dalam menjawab soal KSN bidang matematika. Semoga saat Covid-19 bisa memiliki semangat berprestasi dari rumah,” ujarnya.

Dia selalu mengajak dalam membangun guru dan siswa SD IT Ibadurrohman tetap tekun dan dapat menghasilkan talenta-talenta unggul dan berkualitas.

“Masa pandemi Covid-19 siswa harus tetap semangat belajar. Dengan itu tidak ada yang sulit lebih produktif meraih juara akademik atau non akademik,” kata dia.

Di masa pandemi juga, kata dia, untuk meningkatkan prestasi kuncinya ada pada peningkatan efektivitas proses belajar mengajar. Paling utama keselamatan dan kesehatan guru dan siswa. Pihaknya memberlakukan pembelajaran interaktif berbasis rumah (Piber).

“Tetap melakukan pembelajaran daring seperti zoom atau Google Meet. Di tambah menggunakan luring baik WhatsApp atau Telegram,” ujarnya.

Selain mengajak semangat berprestasi, pihaknya tetap menjaga pendidikan karakter setiap siswanya. Selain mencetak generasi unggul, juga mempunyai etika, budi pekerti dan akhlak mulia.

“Pembelajaran ada juga penilaian harian berbasis karakter Islami. Seperti hafalan, pembiasaan salat wajib dan duha serta berbakti kepada orang tua,” kata dia. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.