Sebagian Besar Sekolah di Pangandaran Lakukan KBM Tatap Muka

58
0
KEMBALI SEKOLAH. Siswa siswi di Kabupaten Pangandaran kembali mengikuti KBM tatap muka di sekolah Senin (21/9). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
KEMBALI SEKOLAH. Siswa siswi di Kabupaten Pangandaran kembali mengikuti KBM tatap muka di sekolah Senin (21/9). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Sebagian besar sekolah di Kabupaten Pangandaran kini mulai menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Mereka menerapkan protokol kesehatan ketat.

Guru Kelas II SD Negeri 1 Wonoharjo Euis mengatakan sistem belajar mengajar di masa pandemi dibagi menjadi dua kelompok belajar.

“Jadi kelompok 1 sekolahnya hari Senin dan Rabu, sementara kelompok 2 sekolah hari Senin dan Kamis,” ucapnya kepada Radar, Senin (21/9).

Menurut dia, jam belajar juga dikurangi 3 jam bagi siswa SD. Hal itu semua untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.

“Anak-anak juga wajib dijemput oleh orang tuanya ke sekolah, setelah jam pelajaran selesai,” ucapnya.

Baca juga : SKB CPNS di Pangandaran Dilaksanakan 6 Oktober

Para siswa pun wajib menggunakan face shield dan kalau perlu menggunakan masker. “Face shield ini dibagikan oleh Pemkab. Anak-anak memakainya selama di sekolah,” tuturnya.

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan, sebagian besar sekolah kini sudah buka dan hanya sebagian saja yang belum buka.

“Itu karena sekolah tersebut belum mendapatkan izin dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19,” kata dia.

Baca juga : Banyak Wisatawan Pangandaran Abaikan Protokol Kesehatan

Dengan dibukanya kembali kegiatan di sekolah membuat Jeje cukup deg-degan. Namun dia berharap tidak akan timbul klaster dari KBM di sekolah di Pangandaran. “Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik,” tuturnya.

Jeje mengatakan akan terus mengevaluasi kegiatan belajar di sekolah, sampai akhirnya semua sekolah bisa mejalankan kembali KBM tatap muka.

Ia meminta orang tua murid untuk terus memperhatikan anak-anaknya dan memastikan agar mereka dalam keadaan sehat selalu. “Jika ada yang menunjukkan gejala segera kasih tahu pemdes atau langsung ke gugus tugas,” jelasnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.