Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Siswa dan Pengajar SMK Miftahul Huda II Bayasari Berdoa Bersama

Sebelum Wafat, Rina Rindu Keluarga

75
0
DOA BERSAMA. Keluarga besar SMK Miftahul Huda II Bayasari Kecamatan Jatinagara mengaji dan mendoakan almarhumah Rina Suharyati Amelia (45) di halaman sekolah Selasa (8/10). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Duka mendalam ma­sih diarasakan keluarga besar Ri­na Suharyati Amelia (45), guru SMK Miftahul Huda II Bayasari Keca­matan Jatinagara, Ciamis. Ke­marin (8/10) pagi, murid dan guru di sekolah tersebut berdoa dan mengaji bersama di halaman sekolah. Mereka mendoakan guru Fisika yang dikenal baik dan cerdas itu.

Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari Kecamatan Jatinagara KH Nonop Hanafi mendoakan agar almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan keluarganya diberikan kesabaran.

“Kami jelas merasa kehilangan beliau karena dia mengabdi sudah tiga tahun dan guru yang cerdas karena mengajar Fisika dan orangnya baik seperti guru yang lainnya,” kata KH Nonop.

KH Nonop mendorong kepolisian terus mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap Rina sehingga pelakunya bisa diproses sesuai hukum. Dia berharap pelaku pembunuhan bisa memperbaiki diri dan bertobat atas perbuatan yang telah dilakukannya itu.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini serta keluarga besar SMK Miftahul Huda II jelas masa kehilangan guru terbaiknya,” ujar KH Nonop .

Erna Yuliana, rekan dan guru Tata Boga di SMK Miftahul Huda II mengenang almarhumah. Dia mengaku sering berbincang dengan Rina. “Orangnya baik,” ujarnya mengenang.

Erna bertemu terakhir dengan Rina Jumat (4/10). Saat itu mereka menghadiri kegiatan OSIS. Di kesempatan itu, mereka membahas siswanya. Rina saat itu merasa lelah. Dia juga ingin berkumpul bersama keluarga. Dia kangen anak-anaknya yang sedang menuntut ilmu di pondok pesantren di Subang dan suaminya yang bekerja di perusahaan tambang di Papua. Namun dia tidak mau mengganggu suaminya yang masih enjoy bekerja di Papua.

Minggu (6/10) pagi, Erna mendapatkan kabar: Rina meninggal. Dia kaget. “Tadinya tidak percaya dan simpang siur informasi, namun setelah dicek ke rumahnya, lagi olah TKP. Banyak polisi. Ternyata benar,” ujarnya.

Sebelumnya, Rina ditemukan tewas di kamar rumahnya di Dusun Cipeuteuy RT 02 RW 01 Desa Girilaya Kecamatan Panawangan, Minggu (6/10). Korban diduga dibunuh oleh tetangganya, WK (27) yang hendak mencuri. Korban ditemukan sudah meninggal sekitar pukul 07.00 oleh karyawannya, Ipin Marpiana (30) dan Ipan Sopyan (18) yang bekerja sebagai pengupas pisang. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.