Sebelum Wafat, Sempat Tulis Status

302
0
Foto akun facebook H Budi Utarma KENANGAN. Foto almarhum H Budi Utarma bersama istrinya Ati Purnamawati di RS Sentosa, Kopo, Bandung sebelum meninggal dunia, Rabu (25/12).

TASIK – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Staf Ahli Bupati Tasikmalaya dr H Budi Utarma wafat sekitar pukul 18.00 di RS Sentosa, Kopo, Bandung Rabu (25/12).

Almarhum wafat di usia 58 tahun, dengan meninggalkan seorang istri Ati Purnamawati dan anak-anaknya bernama Fajrin, Rizki serta Wahyudin.

Pria kelahiran Tasikmalaya pada 21 November 1961 itu, sebelum menjabat Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) di Setda Kabupaten Tasikmalaya. Almarhum pun pernah menjabat sebagai Asisten Daerah (Asda) I, Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan dan Asisten Daerah (Asda) II.

Sebelum meninggal, almarhum sempat menuliskan status berikut foto di akun Facebook-nya Budi Utarma dengan tulisan “Rasanya ibunda Alm hadir disisiku, ketika kakak2ku, adik2ku dan keponakan yang dari jauh pada datang menengok kerumah dan Rumah sakit …… saya tak berjuang sendiri.”

Salah seorang rekan kerja almarhum, Muhammad Naseh mengatakan H Budi Utarma kurang lebih telah mengalami sakit selama tiga tahun akibat kanker. “Beliau sudah sering melakukan perawatan dan pengobatan. Bahkan ke luar negeri pun pernah diusahakannya seperti ke Singapura dan Belanda secara rutin,” ujarnya saat dihubungi Radar, Rabu malam (25/12).

Ia pun mengaku sangat kehilangan sosok almarhum yang selama ini menjadi panutan di kalangan birokrasi di Kabupaten Tasikmalaya. ”Semoga almarhum khusnul khotimah. Serta di terima amal ibadahnya,” ungkap dia.

Loading...

Apalagi, selama menjadi abdi negara, kata Naseh, almarhum dikenal sebagai figur tegas, lugas dan baik terhadap rekan kerja. “Yang paling berkesan dari almarhum, yakni sifat tidak mudah menyerahnya,” papar dia.

Meninggalnya H Budi Utarma ini membuat netizen di wilayah Tasikmalaya pun ikut berduka. Bahkan beberapa diantaranya menyampaikan bela sungkawa. Seperti diutarakan akun Facebook Taufik Titik. “Terima kasih selalu menjadi inspirasi bagi saya dalam menjalankan profesi, dalam berkeluarga dalam bertindak dan mengambil keputusan,.. InsyaAlloh akan selalu menjadi pahala bagi Bapak.. semoga Alloh menempatkan Bapak ditempat yang paling mulia.. Selamat jalan pa Budi Utarma.. berbahagialah karena Bapak telah meninggalkan ilmu yang bermanfaat bagi Kami..”

Akun Facebook Epi Edwar Lutpi. “Banyak pelajaran yg bisa saya petik dari Sosok pak H Budi Utarma, seorang birokrat yang santun, ramah, sabar dan tabah serta menginspirasi. Terima kasih pak dan selamat jalan.”

Akun Facebook Iing Farid Khozin, “Selamat jalan pembimbingku, atasanku, sahabatku, dan kawanku drh. H. Budi Utarma, MM, semoga diterima iman islamnya, dilapangkan di alam kuburnya, diterangkan, Aamiin Yaa Robbal Allamin.”. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.