Sebut Permintaan Darah Menurun

11
MENURUN. Wakil Bupati sekaligus Ketua PMI Kabupaten Garut dr Helmi Budiman saat diwawancara Kamis (7/2). Dia menyebut permintaan darah dari rumah sakit menurun.Yana Taryana / Rakyat Garut

GARUT KOTA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut mengklaim permintaan darah dari rumah sakit di Garut tahun ini mengalami penurunan. Hal itu karena pihak rumah saat lebih efesien dalam menggunakan darah ketika melakukan tindakan operasi.

“Kebutuhan darah turun karena pasien di rumah sakitnya sudah sehat, mungkin. Atau dalam protap operasi biasanya butuh tiga labu, sekarang hanya dua,” ujar Ketua PMI Kabupaten Garut dr Helmi Budiman kepada wartawan Kamis (7/2).

Menurut dia, penurunan kebutuhan darah di rumah sakit terlihat dari jumlah permintaan. Sebelumnya kebutuhan labu darah per bulannya mencapai 1.800. Saat ini permintaannya hanya 1.200 labu darah per bulan. “Dengan menurunnya permintaan ini, maka stok darah di PMI Garut saat ini sudah bisa memenuhi kebutuhan di RSUD dr Slamet dan rumah sakit lainnya di Garut,” ujarnya.

Helmi menerangkan meski kebutuhan darah saat ini bisa terpenuhi, tetapi pihaknya tetap melakukan kerja sama atau MoU dengan PMI di Jawa Barat. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kekurangan darah golongan tertentu yang tidak ada di Garut. “Kerja sama masih tetap, karena tidak semua golongan darah ada di PMI Garut. Kalau tidak ada, kami biasa meminta bantuan ke PMI Kota Bandung,” terangnya.

Dia menambahkan saat ini yang menjadi kesulitan PMI Garut dalam mencukupi kekurangan darah karena minimnya pendonor di wilayah Garut. Untuk mengantisipasinya, pihaknya masih tetap mengambil pendonor dari luar Kabupaten Garut. “Pendonor belum semua dari Garut. Masih ada yang dari luar. Makanya sekarang kami usahakan donor dari orang Garut. Kami terus beri pemahaman,” paparnya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.