Segi Dukung Belajar Tatap Muka di Garut Ditunda

31
0
Apar Rustam Efendi Ketua Segi Garut
Loading...

GARUT KOTA – Serikat Guru Indonesia (Segi) Kabupaten Garut mendukung Pemerintah Kabupaten Garut untuk menunda pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh jenjang sekolah.Langkah tersebut dianggap tepat, karenapenyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan signifikan.

“Kami sepakat belajar tatap muka ini ditunda dulu karena penyebaran Covid-19 tinggi. Jangan sampai aktivitas kita (PTM) bisa menciptakan klaster baru (penyebaran Covid-19),” ujar Ketua Segi Garut Apar Rustam Efendi kepada wartawan, Minggu (10/1).

Apar mengatakan surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri yang memberi kebijakan daerah untuk membuka sekolah tatap muka seharusnya jangan dilaksanakan dulu, khususnya di Garut, karena wilayah Garut masuk zona merah dan angka kasus positif Covid-19 sangat tinggi.

”Langkah pak Rudy (bupati) sudah tepat dengn menunda belajar tatap muka di semester 6 ini,” terangnya.

Baca juga : Pemkab Garut Ajukan 6 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Loading...

Jika PTM ini dibuka di awal Januari sesuai dengan SKB 4 menteri,pihaknya khawatir akan ada klaster sekolah, meski penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah diperketat.

”Saya percaya dengan penerapan prokes penyebaran Covid-19 ini bisa diminimalisir, tetapi untuk belajar tatap muka seharusnya tidak dilakukan dulu,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini SKB 4 menteri itu sudah banyak ditolak kalangan aktivis pendidikan di sejumlah daerah. Bahkan belum ada pemerintah daerah yang mengeluarkan izin belajar tatap muka, termasuk Garut.

“Jika belajar tatap muka ini diizinkan, puluhan ribu siswa dari seluruh jenjang sekolah terancam terpapar Covid-19, karena di Garut sekarang ini seluruh kecamatan sudah ditemukan kasus positif,” ujarnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.