Sehari, 17 Warga Kota Tasik Terpapar Covid-19

1058
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com
Loading...

TASIK – Lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya diprediksi akan terus terjadi. Hal ini seiring dengan gencarnya tracing dan pemeriksaan swab test oleh Satgas Penanganan Covid-19.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya mencatat ada penambahan 17 kasus positif baru, Selasa pagi (24/11). Sementara untuk pasien yang sembuh dan keluar dari ruangan isolasi tidak ada satu pun di hari yang sama.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat menjelaskan penambahan kasus tersebut merupakan hasil tracing tim lapangan. Kebanyakan yang memeriksakan diri langsung ke kantor Dinkes.

“Masih hasil tracing dari pasien sebelumnya,” ungkapnya kepada Radar, Selasa (24/11).

Baca juga : ABG 14 Tahun Warga Tasik Selatan Digilir 6 Tetangga di Kolam Pemancingan

Loading...

Dalam dua bulan terakhir, Dinkes memang membuka layanan swab test bagi masyarakat yang ingin memeriksakan diri.
Hal ini guna mengefektifkan tracing pasien positif.

“Awal-awal memang sedikit, tapi semakin ke sini kesadaran untuk memeriksakan diri di masyarakat semakin baik,” tuturnya.

Akan tetapi, prioritas pemeriksaan tetap bagi warga yang melakukan kontak erat dengan pasien. Hal ini berkaitan dengan keterbatasan peralatan.

“Bukan hanya pasien di kita saja, misal ada yang sempat melakukan kontak dengan pasien di luar daerah pun kita akomodir untuk di-swab,” tuturnya.

Dengan upaya tersebut, menurutnya wajar jika pasien positif terus bertambah. Karena itu sebagai konsekuensi pemeriksaan yang masif. “Tapi tidak masalah karena lebih terawasi, dari pada banyak penularan tapi tidak ketahuan kan lebih bahaya,” jelasnya.

Di samping itu, penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pun sedikit banyak berpengaruh pada penambahan pasien. Tidak bisa dipungkiri penularan bisa lebih banyak ketika pembatasan aktivitas semakin longgar.

“Beda dengan PSBB yang cukup ketat, kalau di masa AKB tentu lebih rawan penularan,” jelasnya.

Namun demikian, di sisi lain Satgas pun berupaya meminimalisir potensi penularan Covid-19. Diantaranya dengan melakukan operasi patroli dan membatasi aktivitas tertentu dengan penerapan protokol kesehatan.

“Makanya patroli petugas perannya penting juga,” pungkasnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.