Sehari, 2 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

49
0
Istimewa. BERDOA. Petugas pemakaman Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar saat berdoa bersama sebelum pemakaman pasien positif Covid-19 di TPU Dipatiukur.
Istimewa. BERDOA. Petugas pemakaman Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar saat berdoa bersama sebelum pemakaman pasien positif Covid-19 di TPU Dipatiukur.
Loading...

BANJAR – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah. Pasien wanita berusia 49 tahun inisial P itu warga Dusun Randegan Desa Raharja Kecamatan Purwaharja.

Pasien meninggal dunia, Kamis dini hari (11/2/2021) saat menjalani perawatan di rumah sakit. “Ya betul kemarin (Kamis, Red) ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia,” kata tim pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar Rusyono SKM, MM kepada wartawan, Jumat (12/2/2021).

Dia menjelaskan almarhumah masuk IGD RSUD Kota Banjar Selasa (9/2/2021) sekitar pukul 16.08 karena penyakit yang dideritanya. Maka langsung dilakukan swabtest untuk memastikan terpapar tidaknya.

Kata dia, Rabu (10/2/2021) hasilnya keluar dan menyatakan almarhumah terkonfirmasi positif Covid-19. Dan saat itu juga menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Kota Banjar. “Alamarhumah meninggal Kamis dini hari tadi, selain positif Covid-19 juga memiliki penyakit bronkepneumonia,” jelasnya.

Baca juga : Satgas Covid-19 Kota Banjar Pantau Prokes ke Tingkat Desa

loading...

Dia menambahkan, jenazah almarhumah dimakamkan di TPU DipatiukurLingkungan Banjarkolot Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar kemarin pagi sesuai prosedur prokes. “Pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah, yang sebelumnya 16 orang, saat ini naik jadi 17 orang,” jelasnya.

Sebelumnya pasien penanganan Covid-19 berinisial BH pria berusia 55 tahun warga Pataruman meninggal dunia Kamis malam (11/2/2021) saat menjalani perawatan di RSUD Kota Banjar. “Kita dapat informasi seusai salat magrib ada pasien penanganan Covid-19 yang meninggal lagi,” katanya.

Di­kata­kan dia, pasien masuk di­rujuk ke RSUD Kota Banjar Rabu malam (10/2­/2021) se­kitar pukul 19.11 ka­rena sakit. Dan berdasarkan pemeriksaan tim medis, almarhum bergejala probable sehingga dilakukan sesuai prosedur prokes.

“Awalnya dipaksa oleh keluarganya mau dibawa ke Sumatera. Namun keluarga yang keluar daerah harus di-rapid antigen dan ternyata istri pasien positif rapid antigen. Dan akhirnya pihak keluarga menyerah, lalu dimakamkan langsung tadi malam (kemarin, Red) di pemakaman kristen Sukamukti,” ujarnya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.