Sehari, 2 Pasien ODP & PDP di Garut Meninggal Dunia

124
0
Sumber: Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut

GARUT KOTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut mengonfirmasi penambahan jumlah korban meninggal. Tercatat pada Jumat (24/4) ada dua orang meninggal di Kabupaten Garut.

Orang yang meninggal tersebut berjenis kelamin laki-laki berusia 22 tahun asal Kecamatan Karangpawitan. Satu orang itu merupakan pasien dalam pengawasan (PDP).

Sementara satu orang lagi seorang laki-laki berusia 15 tahun asal Kecamatan Samarang. Dia tercatat sebagai orang dalam pemantauan (ODP).

Baca juga : Wanita Warga Sukaresmi Garut Tidur Pake Perhiasan, Dibunuh Tetangganya..

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut Ricky Rizki Darazat mengatakan kedua orang yang meninggal sebelumnya telah mendapatkan perawatan di RSUD dr Slamet. Kedua pasien memiliki penyakit penyerta.

Laki-laki berusia 22 tahun dugaan peradangan paru dan radang otak. Sementara korban laki-laki 15 tahun dengan penyakit paru kronis. “Jadi selain mengalami gejala mirip corona, keduanya juga memilili riwayat penyakit kronis,” ujar Ricky kepada wartawan Jumat (24/4). Menurut dia, kedua orang yang meninggal sudah mendapatkan perawatan dan pemulasaraan sesuai protokol kesehatan.

Dengan meninggalnya dua orang itu, total korban meninggal dalam kasus Covid-19 di Kabupaten Garut berjumlah 19 orang. Satu orang pasien positif Covid-19, sembilan PDP dan sembilan orang ODP.

Ricky menambahkan total kasus Covid-19 hingga saat ini berjumlah 2.747 kasus, yang terdiri dari orang tanpa gejala (OTG), ODP, PDP dan pasien positif. Tercatat, total kasus OTG mencapai 438 orang, di mana 259 masih dalam tahap observasi dan 179 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian.

Baca juga : Positif Corona di Garut Nambah Lagi 2 Orang dari Tarogong Kaler & Cikajang

Sementara jumlah ODP terdapat 2.256 kasus. Sebanyak 94 kasus masih pemantauan, tujuh dalam perawatan dan 2.155 selesai pemantauan, di mana sembilan orang di antaranya meninggal. Sedangkan PDP terdapat 47 kasus, sebanyak 13 kasus sedang dalam perawatan dan 34 kasus selesai pengawasan, di mana sembilan di antaranya meninggal.

“Pasien konfirmasi positif berjumlah enam kasus. Empat pasien dalam perawatan di RSUD dr Slamet, satu kasus isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium dan satu kasus meninggal,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.