Sehari, 27 Warga Garut Positif Corona

398
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com

GARUT KOTA – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut kembali mengalami lonjakan signifikan. Dalam satu hari, Kamis (15/10), ada 27 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari total kasus yang ditemukan dalam satu hari itu berasal dari sembilan kecamatan, yakni Kecamatan Cilawu, Garut Kota, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Limbangan, Pangatikan, Malangbong, Karangpawitan dan Cikajang.

Baca juga : Pameungpeuk Garut Paling Parah Diterjang Banjir Bandang

Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penangan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita menerangkan dengan penambahan 27 kasus positif, maka total kasus konfirmasi positif di Kabupaten Garut sampai Kamis (15/10) pukul 23.30 mencapai 351 kasus.

Dari jumlah tersebut, 97 kasus menjalani isolasi dan perawatan di RSUD dr Slamet Garut, 241 kasus sembuh dan 13 kasus meninggal dunia.

“Untuk 27 pasien positif yang baru, sekarang menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (16/10).

Yeni menerangkan jumlah kasus keseluruhan Covid-19 di Kabupaten Garut sampai saat ini mencapai 9.105 kasus, yang terdiri dari kontak erat, suspek, probable dan konfirmasi positif. Kasus kontak erat, sampai saat ini ada 5.645 orang, dari jumlah tersebut 619 kasus isolasi mandiri dan 5.026 kasus selesai pemantauan.

Sementara suspek ada 3.109 kasus. Dari jumlah itu, 34 kasus isolasi mandiri, 5 kasus isolasi dan perawatan di rumah sakit, 3.032 kasus selesai pemantauan dan 38 kasus meninggal dunia. “Untuk yang suspek ada penambahan 3 orang, 1 orangnya sudah dirawat di rumah sakit,” terangnya.

Yeni menerangkan dengan meningkatkan kasus Covid-19, termasuk klaster keluarga, maka dari itu upaya pencegahan menjadi penting, dengan menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan di dalam keluarga. Upaya pencegahan penularan virus di klaster keluarga, kata dia, yakni tetap memakai masker di rumah, terapkan etika batuk dan bersin, cuci tangan, makan bergizi seimbang, istirahat yang cukup serta kelola stres.
Jaga Diri Agar Selalu Bahagia

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyatakan, sebagian besar pasien positif Covid-19 dari kalangan usia bayi sampai lanjut usia sembuh setelah menjalani isolasi dan penanganan medis secara intensif di rumah sakit Kabupaten Garut.

“Banyak yang sembuhnya, kalangan lansia juga bisa sembuh, anak-anak juga sembuh,” kata Helmi, kemarin.

Ia menuturkan selama ini wabah Covid-19 di Indonesia, salah satunya Kabupaten Garut, telah menyerang berbagai kalangan masyarakat, sehingga harus ditangani serius untuk proses penyembuhannya.

“Kita optimis, yang positif sekarang banyak yang sembuh, tapi jangan kita teledor, kesehatan harus tetap dijaga,” katanya.

Helmi mengungkapkan pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 karena memiliki daya tahan tubuh yang bagus, sehingga mampu melawan virus dalam tubuhnya.

Pengobatan yang selama ini dilakukan, kata dia, dengan isolasi selama dua pekan, kemudian menjalani beberapa penanganan medis, termasuk diberi obat untuk mempercepat proses penyembuhan.

“Jadi memang virus ini sebenarnya tidak diobatin pun mati sendiri setelah hidupnya dua minggu, makanya dalam dua minggu ini bagaimana caranya agar kondisi tubuh itu bisa bertahan, tetap baik,” terangnya.

Baca juga : Kemenaker Pastikan Tak Ada Kendala Soal SJSN di Garut

Ia menambahkan upaya melawan virus tersebut dengan selalu menjaga imunitas tetap bagus, kemudian mendapatkan asupan gizi yang seimbang dan selalu menjaga diri agar selalu bahagia atau tidak stres.

“Terutama bisa senang, jadi tidak stress. Senang itu yang utama, penyembuhan dari kondisi psikologis, dari kondisi itu banyak yang sembuh,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.