Sehari, PA Garut Tangani 30 Kasus Perceraian

123
1

TAROGONG KIDUL – Pengadilan Agama (PA) Garut menyebut kasus perceraian di Kabupaten Garut mengalami peningkatan tahun 2020. Hingga Agustus, PA Garut mencatat lebih dari 3.525 kasus gugatan perceraian yang saat ini sedang ditangani.

Humas Pengadilan Agama Garut Kamaludin menyebut setiap harinya menangani 20 hingga 30 perkara perceraian.

Baca juga : Siswa Kurang Mampu di Garut Dapat Bantuan HP, Laptop..

“Perceraian karena alasan ekonomi memang biasanya dari golongan menengah ke bawah, sedangkan yang lainnya terkait tanggung jawab. Faktor ekonomi dan tanggung jawab memang saling berkaitan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (3/9).

Kasus perceraian di Kabupaten Garut, dari data yang dimilikinya, setiap tahunnya mengalami peningkatan hingga 1.000 kasus. Dari sejumlah perkara yang ditangani oleh PA Garut, kata dia, 80 persen diantaranya adalah kasus perceraian.

Ia mengatakan mereka yang melakukan gugatan cerai memiliki rentang usia yang bervariatif, namun umumnya mereka yang menggugat cerai berusia 40 tahun ke bawah.

Dengan tingginya angka perceraian tersebut, hakim di Pengadilan Agama Kabupaten Garut pun harus bekerja keras dengan jadwal sidang perceraian yang cukup padat.

Baca juga : Aplikasi Sicaplang Mulai Digunakan di Garut

“Masyarakat pun cukup memahami kalau mereka harus menunggu agak lama dalam proses sidang cerainya,” ungkapnya.

Terkadang, kata dia, warga memang harus menunggu sejak pagi hingga siang hari untuk bisa masuk ke ruang sidang. “Namun kami pastikan bahwa selama pandemi Covid-19 ini, protokol kesehatan tetap kami terapkan,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

  1. Astagfirullohaladzim,HIDAYAH ya ALLOH Ini Sesuatu perbuatan yang halal tapi dibenci Allah adalah perceraian”.semoga Pengadilan Agama diseluruh Indonesia memberi kemudahan bagi yang mau menikah lagi khususnya yang mau berpoligami agar prosesnya tidak di persulit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.