Mengenang Jasa Pendahulu Melalui Napak Tilas

Sejarah Kesuksesan Dibacakan, Motivasi untuk Para Penerus

25
NAPAK TILAS. Pejabat Pemerintah Kabupaten Ciamis saat Napak Tilas dengan berziarah ke makam Bupati Galuh Ciamis Senin (10/6). FOTO-FOTO : IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

Dua hari menjelang Hari Jadi ke-377 Kabupaten Ciamis yang jatuh 12 Juni 2019, para pejabat Pemerintahan Kabupaten Ciamis melaksanakan Napak Tilas. Mereka berziarah ke makam-makam para bupati Galuh.

Pantauan Radar, Senin (10/6), selesai apel pagi, para pejabat Pemkab Ciamis, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ciamis, budayawan, tokoh masyarakat dan masyarakat dipimpin Bupati Dr H Herdiat Sunarya dan Wakil Bupati Yana D Putra, berangkat ke lokasi ziarah dari Pendopo Ciamis. Mereka berangkat bersama-sama menggunakan bus mini.

Ada lima makam Bupati Galuh yang diziarahi menjelang Hari Jadi Ciamis. Yaitu, makam Raden Adipati Ariya Panji Jaya Negara (Bupati Galuh 1636-1678) di Ciwahangan Girang Desa Imbanagara Ciamis, makam Raden Tumenggung Wiradikusuma (Bupati Galuh 1824-1829) di Cigadung Desa Imbanagara Kecamatan Ciamis. Lalu, makam Raden Adipati Arya Kusumahdiningrat (Bupati Galuh tahun 1839-1886) di Jambansari Selagangga Kecamatan Ciamis. Kemudian makam Raden Adipati Arya Kusumah Subrata (Bupati Galuh 1886-1915) di Gunung Sukasirna Ciamis dan Makam Astana Gede di Kecamatan Kawali.

Prosesi Napak Tilas diawali pembacaan sejarah masing-masing Bupati Galuh saat memerintah. Terutama perjuangan mereka saat membangun Kabupaten Galuh (kini menjadi Kabupaten Ciamis). Setelah itu, rombongan melakukan tabur bunga di makam.

Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya menerangkan Napak Tilas untuk mengenang Bupati Galuh terdahulu, karena mereka berjasa memajukan dan mengharumkan Tatar Galuh. Perjuangan mereka bisa memotivasi Bupati sekarang dan ke depan untuk mengikuti jejak bupati terdahulu yang telah memajukan Tatar Galuh atau sekarang Ciamis.

“Kita ketahui bahwa majunya Tatar Galuh saat ini tidak terlepas dari jerih payah Bupati terdahulu, makanya setiap dua hari jelang Hari Jadi Ciamis selalu Napak Tilas ini untuk menghormati dan mengenangnya dengan berziarah ke makamnya,” ujar Herdiat kepada wartawan.

Bupati menjelaskan alasannya membacakan sejarah masing-masing Bupati Galuh. Itu sebagai upaya agar masyarakat bisa tahu perkembangan Kabupaten Ciamis pada zaman dahulu. Bahkan perlu diketahui juga, berdasarkan hasil penelitian panitia penyusun sejarah Galuh dan tim ahli sejarah IKIP Bandung menyimpulkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis jatuh pada tanggal 12 Juni 1642 berdasarkan surat keputusan DPRD Kabupaten Ciamis tanggal 17 Mei 1972 Nomor: 22/v/kpts/DPRD/1972.

“Semoga semua bisa mengetahui dan tahu sejarah Tatar Galuh, karena mereka (para pendahulu, Red) itu jasanya besar bagi Kabupaten Ciamis,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.