Sejumlah Obyek Wisata di Kota Tasik Sepi, Warga Pilih Ngmall Beli Sembako & Pembersih

563
0

KOTA TASIK – Pasca munculnya surat edaran Pemkot Tasik yang melarang warganya untuk bepergian ke tempat ramai, membuat kunjungan ke tempat wisata turun drastis.

Berdasarkan pengakuan beberapa pengelola obyek wisata, penurunan kunjungan wisatawan mencapai titik terendah.

Seperti yang terjadi di objek wisata Tee Jay Waterpark Asia Plaza. Salah satu obyek wisata air terbesar di tengah Kota Tasikmalaya tersebut, sejak beberapa hari terakhir sepi dari kunjungan wisatawan.

Baca juga : Alun-alun & Taman Kota Tasik Ditutup untuk Umum
Baca juga : Usai Disemprot Disinfektan, Masjid Agung Kota Tasik Ditutup Sementara

Roni Afriansyah, Manager Operasional Asia Plaza mengungkapkan, jumlah pengunjung kini menurun drastis.

Bahkan, sebagian rombongan sekolah yang sudah pesen untuk berkunjung ke Tee Jay membatalkan kunjungannya.

“Biasanya dalam satu hari apalagi di¬†weekdays¬†bisa sampai 1.000 orang pengunjung. Tapi hari ini, hanya 5 orang,” kata Roni kepada wartawan, Rabu (18/03) pagi.

Roni menerangkan, meski dari sisi bisnis merugi dengan adanya kebijakan pemerintah tersebut, namun manajemen sangat mendukung kebijakan pemerintah tersebut.

“Hitung-hitungan bisnis pasti rugi. Tapi ini untuk menyelamatkan warga dan juga kami,” terangnya.

Selain kunjungan yang menurun drastis tambah Roni, sejumlah event yang akan digelar di Asia Plaza juga dibatalkan.

“Lebih dari 10 event batal, termasuk sejumlah event besar yang melibatkan ribuan masa,” tambahnya.

Sementara itu meski di area wisata sepi pengunjung, namun kunjungan di Supermarket Asia kata Roni, sejauh ini masih tetap normal.

Adapun mayoritas barang yang dibeli adalah sejumlah bahan pokok termasuk yang kini banyak dibeli adalah Handsanitizer.

“Seperti mie instan dan makanan ringan saat ini banyak dibeli masyarakat” pungkas Roni.

Selain Tee Jay, Taman Kota Masjid Agung Kota Tasikmalaya pun yang biasa banyak dikunjungi wisatawan khususnya wisatawan lokal tampak sepi dari pengunjung.

Berbagai sarana mainan anak yang tersedia ditempat tersebut tampak nganggur tidak satupun yang digunakan.

Di tempat tersebut tampak sejumlah petugas dari satpol PP kota Tasikmalaya guna menyeterilkan kawasan taman kota tersebut.

Sementara itu, Wati Rahmadita (19), salah seorang warga Cihideung menuturkan, sejak ramainya isu wabah corona, dirinya lebih memilih diam di rumah dari pada harus keluar mendatangi tempat- tempat keramaian.

“Abis was-was dan gak nyaman pak, ada yang batuk aja didekat kita yang terpikir adalah virus corona,” tuturnya.

Tukas dia, dirinya lebih memilih diam di rumah.

“Biasanya yang ngajak jalan jalan si selalu ada, seperti temen temen grup di WA, tapi untuk saat ini semua sepakat untuk memilih diam dirumah,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.