Sejumlah Pemilik Lahan Parkir di Kota Banjar Tak Berizin

23
0
PERPARKIRAN. Warga mengambil kartu parkir beberapa waktu lalu. Sejumlah pemilik lahan khusus hingga saat ini belum mengantongi perizinan.
PERPARKIRAN. Warga mengambil kartu parkir beberapa waktu lalu. Sejumlah pemilik lahan khusus hingga saat ini belum mengantongi perizinan.
Loading...

BANJAR – Sejumlah pemilik lahan parkir khusus atau parkir swasta belum menempuh perizinan. Padahal, aturan soal perizinan parkir swasta telah diatur melalui Peraturan Wali Kota Banjar tahun 2020.

“Belum ada yang berizin. Baru ada Toserba Yogya. Itu pun baru mengusulkan untuk pembuatan izinnya. Yang lain belum ada masukan usulan,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjar Sunarto melalui Kepala Bidang Pengendalian DPMPTSP Kota Banjar Billy Bertha, Jumat (5/2/2021).

Menurut dia, pengajuan izin penyelenggaraan parkir harus ada rekomendasi dari Dinas Perhubungan terlebih dahulu. Itu sebagai salah satu dasar untuk mengeluarkan izin.

“Kalau untuk penyelenggaraan parkirnya memerlukan rekomendasi Dishub (Kota Banjar). Untuk parkirnya Dishub, apabila ada bangunan di penyelenggaraan parkir, baru memerlukan rekomendasi dari OPD (organisasi perangkat daerah) terkait,” ucap Billy.

Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Banjar Heni Pamungkas mengatakan dasar aturan penyelenggaraan parkir berupa Perda sudah dibuat tahun 2019. Sementara aturan turunan yang mengatur teknis penyelenggaraan parkir berupa Perwal yang diterbitkan tahun 2020. “Dengan dasar itu, parkir swasta itu bisa menempuh izin,” katanya menjelaskan.

loading...

Baca juga : Dishub Kota Banjar Gunakan KIR Elektronik

Ia menjelaskan Perwal yang mengatur teknis penyelenggaraan parkir sudah ada dan diterbitkan tahun lalu. “Dasar aturannya sudah jelas. Jadi harusnya tidak ada alasan lagi tidak memiliki izin. Namun yang berwenang mengeluarkan izin adalah Dinas Perizinan. Kami hanya mengeluarkan rekomendasi saja,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, parkir khusus atau parkir swasta menjadi sorotan Unit Tipikor Polres Banjar. Pasalnya, penyelenggaraan parkir khusus itu tidak memberi kontribusinya terhadap pemerintah.

Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu M Zulkarnaen SIK mengatakan tengah menyelidiki parkir khusus atau parkir swasta yang selama ini belum membayar pajak ke kas daerah. Sejumlah pihak terkait pun akan dimintai keterangan sekaligus mengumpulkan bukti-bukti dugaan pelanggaran dari penyelenggaran parkir tersebut.

“Kita mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak. Kita juga sedang mendalami dugaan ini sekaligus mencari bukti-buktinya. Prosesnya masih dalam penyelidikan. Kita akan memanggil sejumlah pihak yang terkait dengan penyelenggaraan parkir ini, kenapa sampai saat ini tidak ada pajak yang masuk ke pemerintah,” kata M Zulkarnaen di ruang kerjanya, Kamis (4/2/2021). (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.