Sekda Minta ASN Jaga Perilaku

97
0

TASIK – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Drs H Iin Aminudin MSi meminta aparatur sipil negara (ASN) menjaga sikap dan perilaku sebagai abdi negara dan pelayan publik.

“Atas kejadian ASN Pemkab Tasikmalaya yang meninggal, saya sangat berbelasungkawa. Ini menjadi evaluasi bagi kami,” ujarnya kepada Radar, kemarin (6/12).

Iin mengaku belum mengetahui kronologis secara utuh soal ASN yang diketahui tewas di dalam mobilnya pada Rabu (4/12). “Saya kurang tahu persis kejadiannya, sehingga saya tidak bisa berandai-andai,” paparnya.

Namun, atas kejadian itu, semua ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya harus menjadikan bahan catatan. Bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat. ”ASN harus menjaga perilaku ketika di masyarakat, karena biasanya ASN selalu menjadi tokoh masyarakat,” tuturnya.

Dia pun mendorong aparat kepolisian mengungkap persoalan tewasnya ASN tersebut. Supaya tidak menjadi pertanyaan di masyarakat. “Kita tetap mengedepankan praduga tak bersalah, berpikir positif, mudah-mudahan almarhum diterima di sisi Allah SWT,” ungkapnya.

Iin menghimbau kepada semua pihak baik masyarakat atau ASN untuk tidak berspekulasi tentang kejadian yang menimpa ASN di lingkungan pendidikan tersebut. ”Beri waktu kepolisian untuk mengungkap,” tandas dia.

Sebelumnya, Tokoh ulama Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam MPd menyerukan masyarakat tidak tergesa-gesa menyimpulkan penyebab kematian ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

“Biarkan aparat kepolisian menyimpulkan penyebab utama kematian ASN di dalam mobil tersebut. Jangan sampai masyarakat berasumsi yang tidak-tidak,” ujar Ketua PC NU Kabupaten Tasikmalaya tersebut kepada Radar, Kamis (5/12).

Sebab, kata Kiai Atam, masyarakat atau sesama abdi negara harus menjaga perasaan keluarga maupun kerabat korban. Agar tidak sampai merasa lebih bersedih dan terluka setelah tinggal korban. ”Sebagai sesama manusia, kita harus mengedepankan husbnudzon, biarkan kepolisian bekerja mencari penyebab utamanya,” kata dia.

Untuk itu, dirinya mendorong kepolisian mengusut penyebab kematian ASN yang menjabat kepala sekolah tersebut. Sehingga tidak menjadi opini liar di masyarakat. ”Jadi masih teka-teki, belum jelas penyebab dan asal muasal kenapa korban meninggal di dalam mobil. Kita dorongan kepolisian mengungkapkan,” tuturnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.