Sekda Setuju Motor Sewaan Dilarang Masuk Pantai

29
MOTOR SEWAAN. Pemerintah Kabupaten Pangandaran setuju motor cross sewaan dilarang masuk ke pantai.

PANGANDARAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Pangandaran Mahmud SH MH setuju dengan larangan motor cross masuk ke wilayah pantai. Ia pun mendorong adanya regulasi bagi pengusaha sewaan motor dan odong-odong tersebut.

”Memang itu belum diatur secara detail, saya sudah perintahkan ke Kabag Hukum agar dibuat perbup yang mengatur penyewa motor cross sewaan ini,” ujarnya kepada Radar, Jumat (21/12).

Menurutnya, perbup tersebut bisa menjadi turunan dari Perda Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban (K3). ”Jadi nanti perbupnya bisa diterbitkan, penyewa ini jadi mempunyai regulasi tersendiri,” jelasnya.

Lanjut dia, dalam perbup bisa diatur terkait pelarangan memasuki kawasan pantai. ”Saya setuju, jika motor cross sewaan ini dilarang memasuki pantai, karena itu untuk wisatawan dan kurang tepat kalau motor masuk ke pantai,” tegasnya.

Selain itu, dalam perbup diatur mengenai jam tayang atau kawasan yang dikhususkan untuk motor sewaan. ”Mudah-mudahan secepatnya, perbup ini bisa diterbitkan dan penyewaan baik itu odong-odong dan motor bisa diatur lebih detail,” ucapnya.

Salah seorang pengusaha sewa motor cross yang enggan dikorankan mengatakan selama ini motor tersebut bebas keluar masuk pantai. ”Bebas pak, mau dibawa ke pantai juga karena ini kan sewaan,” tegasnya.

Ia menegaskan setiap ada anak-anak yang ingin menyewa, diharuskan mendapat pendampingan dari orang tuanya. ”Kalau sama orang tuanya, baru saya kasih,” ujarnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.