Sekdis: Perhatikan Pola Tanam

17
RAMAH. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjar Ngadimin SP ditemui di kantornya.

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Kemarau panjang yang melanda beberapa wilayah mempengaruhi hasil panen warga, terutama yang menggunakan sawah tadah hujan. Itu seperti diutarakan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Banjar Ngadimin SP.

Ngadimin menyarankan petani yang memanfaatkan lahan tadah hujan menerapkan pola tanam. Jangan menanam padi ketika musim kemarau karena akan berdampak pada hasil panen. “Musim kemarau tidak terlalu berpengaruh pada pertanian, meskipun ada beberapa sawah yang mengalami kekeringan,” terangnya.

Meski ada beberapa lahan sawah yang mengalami kekeringan, terang dia, Kota Banjar masih surplus pangan. “Persediaan pangan kita masih aman, surplus tiga bulan ke depan,” tegasnya.

Dia menerangkan di Kota Banjar lahan tadah hujan paling luas. Ada sekitar 1.800 hektare. Sedangkan lahan irigasi teknis sekitar 1.200 hektare dan irigasi semi teknsi 313 hektare.
Lahan irigasi semi teknis dan teknis bisa tanam dan panen hingga tiga kali setahun.

Berbeda dengan lahan tadah hujan. Hanya dua kali dalam setahun. “Kita sedang pikirkan bagaimana caranya di lahan tadah hujan bisa tanam dan panen tiga kali dalam setahun,” pungkasnya. (nto)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.