Sekeluarga dari Jakarta Tidur di Emperan Jalan Selakaso Kota Tasik, Diamankan Tim Covid-19

13266
0

KOTA TASIK – Sejak tiga hari lalu, sekeluarga asal Jakarta, telantar di Kota Tasikmalaya. Mereka tidur di emperan Jalan Selakaso.

Warga sekitar resah, terlebih anggota keluarga mereka ada yang mengeluh sesak nafas.

Akhirnya mereka dievakuasi petugas Tim Gugus Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Tasik, Sabtu (23/05) dini hari.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun, satu keluarga ini terdiri dari DW (40) dan istri, anak perempuan dan seorang balita.

Mereka berempat dievakuasi oleh Tim Gugus dengan mobil ambulance.

DW mengaku terlantar selama tiga hari dan tinggal di emperan toko di Jalan Selakaso.

Petugas pun dengan memakai pakaian alat Pelindung Diri (APD) lengkap langsung mengevakuasi mereka serta segera dilakukan rapid test.

Pasalnya, keempatnya datang dari daerah Jakarta yang notabene zona merah Corona.

DW mengaku kepada petugas datang dari Jakarta ke Kota Tasik hendak berkunjung ke rumah neneknya.

Mereka tiba di Kota Tasik tiga hari lalu setelah menaiki travel. Namun, saat tiba di Tasik, dia kaget neneknya sudah tak menempati rumah di Jalan Selakaso karena sudah dijual dan entah pindah ke mana.

Akhirnya, dia sempat mencari sang nenek ke Cikurubuk namun tak ada, dan ke daerah lain di sekitar Jalan Selakaso.

Hingga terpaksa mereka terlantar dan tinggal di emperan di Jalan Selakaso.

Tim Gugus pun mendapati informasi ini dari warga sekitar yang resah karena mereka berasal dari zona merah.

Apalagi, pasangan suami istri ini mulai mengeluhkan sesak nafas.

Salah seorang saksi mata kejadian, Aris Kurniawan yang juga warga setempat mengatakan, proses evakuasi sekeluarga yang terlantar di emperan tersebut berjalan dengan lancar dan tertib.

Awalnya, Aris melihat mereka ketika hendak pulang ke rumahnya.

“Kebetulan saya mau pulang ke rumah sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam (22/05) dan melihat mereka (sekeluarga yang tidur diemperan, Red). Lalu saya lapor ke petugas jaga terdekat,” katanya kepada wartawan.

Kemudian, cerita dia, petugas pun bergerak cepat. Mobil ambulance tiba di lokasi dan mengevakuasi sekeluarga tersebut.

Kemudian ketika di lokasi, petugas medis juga langsung melakukan rapid test kepada sekeluarga tersebut. Dan hasil rapid test-nya negatif corona.

Lalu, sekeluarga itu dievakuasi ke Kantor Dinas Sosial. Sementara itu lokasi kejadian yang menjadi tempat mereka tidur telah disemprot disinfektan oleh para petugas medis Tim Gugus Tugas.

Berikut video evakuasi sekeluarga ke rumah sakit :

(rezza rizaldi)

Video Pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.