Legislator, DPRD Kota Tasikmalaya

Sekolah Gratis untuk Warga Tidak Mampu

198
0
Anang Safa’at, S.Sos

Terus mengabdi dan bermanfaat untuk masyarakat. Itulah salah satu prinsip yang terus dipegang oleh Anang Safa’at, SSos, anggota DPRD)Kota Tasikmalaya, yang kini duduk di Komisi I.

Selama hampir sepuluh tahun diberi amanah masyarakat, Anang selalu ingin memberikan yang terbaik. Ada beberapa program yang sudah dilaksanakan oleh Anang.

Seperti membangun sekolah menengah pertama (SMP) Islam Terpadu di wilayah Gobang Kelurahan Singkup Kecamatan Purbaratu.

Saat ini, sekolah yang dibangun Anang sudah masuk tahun kedua. Di tahun pertama, lebih dari dua puluh orang anak yang tidak mampu mendaftar bersekolah. Segala fasilitas yang dibutuhkan mulai dari seragam, buku dan biaya sekolah sudah ditanggung.

“Jadi kita menyisir anak-anak yang ingin sekolah, tapi tidak mampu, tidak punya biaya. Semua disediakan pihak sekolah, namanya SMP Al-Fatih, program unggulannya tahfiz, tafsir alquran, serta anak-anak dibekali dengan wawasan budaya dan keahlian dalam bentuk kerajinan seperti tikar mendong,” tuturnya.

Selain itu, penyaluran bantuan untuk lembaga pendidikan lainnya tetap dilakukan. Bahkan tidak hanya itu, kata Anang, saat ini dia tengah memperjuangkan Jembatan Gobang yang menghubungkan Kota Tasikmalaya dengan Kabupaten Tasikmalaya bisa segera diperbaiki.

Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur lainnya, menurut Anang, yang saat ini banyak membutuhkan adalah wilayah Tamansari.

Di wilayah Tamansari, kata dia, masih ada jalan-jalan yang harus diperbaiki. Sedangkan wilayah Purbaratu saat ini yang dibutuhkan adalah sarana prasarana air bersih.

“Untuk jembatan alhamdullilah tahun ini akan diperbaiki dari anggaran provinsi. Infrastruktur lain juga sudah banyak yang dibangun sebetulnya, seperti jalan lingkungan, sarana ibadah, sarana keagamaan, serta banyak lagi pembangunan infrastruktur yang dibangun untuk masyarakat,” tegasnya.

Selain pendidikan, Anang sangat memperhatikan kesehatan masyarakat. Hal yang paling banyak ditemui di masyarakat, tutur Anang, yakni masih banyak masyarakat yang tidak mampu berobat dan tidak memiliki fasilitas kartu sehat dari pemerintah.

Sehingga dia sering menyosialisasikan arti penting BPJS maupun KIS agar masyarakat paham. Apabila masyarakat yang tidak memiliki BPJS Kesehatan atau KIS, kata Anang, dia biasanya membantu melalui pengusulan ke Dinas Kesehatan agar mendapatkan Jamkeskinda.

Selain kesehatan dan pendidikan, program lain yang terus diperjuangkan melalui tufoksinya di DPRD, melakukan pembinaan terhadap pedagang kecil dan menengah.

Dengan cara mengarahkan kelompok-kelompok industri kreatif, supaya bisa mendapatkan akses permodalan dari berbagai program pemerintah, seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat).

“Untuk permodalan ini, saya sifatnya memfasilitasi, kemudian membina agar pinjaman modal tersebut betul-betul dipergunakan usaha. Karena ini sifatnya perorangan bukan kelompok, fasilitasinya dengan cara memberitahu seperti apa cara-caranya,” ungkap Anang.

Pembangunan ke depan, selain infrastruktur yang harus diperhatikan yaitu kelompok-kelompok pertanian, perdagangan, industri kecil, agar semua menopang terhadap kemajuan ekonomi Kota Tasikmalaya.

Sedangkan pembangunan infrastruktur tinggal menyisir daerah-daerah pinggiran yang masih belum tersentuh secara maksimal.

“Saya berterima kasih selama hampir sepuluh tahun berada di DPRD untuk kepentingan masyarakat. Alhamdulillah saat ini sudah banyak yang dilakukan. Ke depan masih banyak tugas yang harus diselesaikan bagi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (red)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.