Sekolah Harus Berperan Lestarikan Kesenian

67
0

TASIK – Sebanyak 117 perwakilan kepala sekolah, guru SD dan SMP mengikuti Workshop Revitalisasi Sanggar Seni yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya di City Hotel, Senin (10/12).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana SIP MM mengatakan kegiatan ini sekaligus memberikan bantuan alat kesenian berupa marawis untuk tingkat SMP sebanyak 39 unit. Kemudian ada kecapi suling untuk tingkat SD dan sanggar seni. Termasuk alat kesenian perkusi sebanyak 49 unit untuk sanggar seni.

“Kabupaten Tasikmalaya ini memiliki potensi kesenian tradisional yang banyak. Di antaranya pagerageungan di Kecamatan Pagerageung, angklung sered di Mangunreja, angklung betot, angklung landung buncis di Manonjaya, tarawangsa di Cibalong dan yang tidak kalah penting juga ada aseup hating di Cipatujah,” ujarnya kepada Radar kemarin.

Kata Dadan, dengan banyaknya kesenian tradisional harus selalu dilestarikan dan diangkat hingga tingkat nasional. Apalagi kesenian yang menjadi budaya ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata dengan hadirnya Undang-Undang No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Untuk pemajuan ini pemerintah berharap di daerah ada revitalisasi sanggar seni untuk menghidupkan kembali. Jadi bidang kebudayaan ini saat ini sangat strategis,” paparnya.

Kemudian, kata dia, di Kabupaten Tasikmalaya diharapkan kebudayaan ini terus mengalami peningkatan dan dipelihara serta ditingkatkan. “Jadi kebudayaan ini tidak hanya bersifat retorika dan harus bisa diaplikasikan serta diberdayakan,” paparnya.

Diharapkan, kata dia, anak usia dini harus sudah dikenalkan dengan kesenian tradisional yang menjadi budaya warisan. Sehingga ketika mereka dewasa bisa melestarikan dan mengembangkannya.

“Diharapkan para guru yang me­ngi­kuti workshop ini bisa langsung me­­nyampaikannya kepada anak-anak supaya tidak sampai melupakan bu­daya. Sehingga kebudayaan bisa kem­bali terangkat dan lestari. Karena pe­­ran sekolah pun sangat penting da­lam pelestarian ini,” tandasnya. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.