Sekolah Inklusif yang Giat Literasi

880
0
SDN Cibungkul For Radar Tasikmalaya KOMPAK. Kepala SDN Cibungkul, Sukamaju Kaler, Indihiang, Kota Tasikmalaya Euis Yeti SPd (kedua dari kanan) bersama tim pengajar di sekolah beberapa waktu lalu.

TASIK – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cibungkul, Sukamaju Kaler, Indihiang, Tasikmalaya sejak tahun 2003 menjadi sekolah inklusif. Di sana, anak berkebutuhan khusus, hiperaktif, autis dan tuna daksa ringan bersekolah bareng siswa umum.
Kepala SDN Cibungkul Tasikmalaya Euis Yeti SPd menjelaskan pendidikan inklusif menghargai, menerima dan mengakomodasi semua anak dengan tidak mempedulikan perbedaan, tetapi melayani setiap anak berdasarkan kemampuan hambatan belajar dan kebutuhannya.
“Jadi untuk pelaksanaan pendidikan inklusif ini semua guru sudah mendapatkan pelatihan khusus, workshop dan seminar-seminar, baik tingkat kota sampai Provinsi Jawa Barat. Sehingga pelayanan yang diberikan akan terus meningkat dan lebih baik sesuai dengan kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK),” ungkap Euis, Kamis (2/11).
Karena menurut Euis, setiap anak mempunyai kemampuan belajar dan memiliki hambatan dalam belajar, sehingga pada dasarnya setiap anak membutuhkan bantuan dan pelayanan pendidikan yang optimal. Dengan keyakinan tersebut dia beserta guru yang lain semangat dan sepnuh hati memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik untuk semua peserta didiknya.
Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, SDN Cibungkul juga aktif dalam menggalakan program gerakan literasi sekolah (GLS). Tujuannya untuk menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui literasi juga pembiasaan membaca ini menjadi pembelajaran atau pembiasaan sepanjang hayat.
“Kami terus lakukan pembenahan mulai dari penataan lingkungan fisik sekolah yang kaya akan literasi, pengadaan sudut baca di tiap kelas, pohon geulis literasi dan menggiatkan pembiasaan 15 menit membaca setiap hari sebelum belajar,” terang Euis. (ais)

 

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.