Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

0.9%

60.8%

2.3%

0.2%

4.4%

19.6%

11.4%

0%

0.1%

0%

0%

Selain Artefak Ganesha & Manusia Kerdil, Ada Tapak Kaki di Objek Wisata Batu Mahpar Tasik

439
0

KABUPATEN TASIK – Selain penemuan artefak Ganesha atau gajah duduk dan manusia kerdil, di Objek Wisata Batu Mahpar, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, juga ditemukan jejak kaki manusia berukuran kaki normal di atas batu, Selasa (11/2) siang.

Jejak kaki pada sebuah batu lonjong itu hanya satu dan seperti tercetak pada muka batu yang dengan ukuran bulatan sekitar 50 centimeter.

Batu dengan jejak kaki itu lokasinya tak jauh dari temuan artefak Ganesha dan manusia kerdil.

Berita terkait : 1 Batu Ganesha, Manusia Kerdil dan 22 Patung Ditemukan Warga Sariwangi Tasikmalaya

“Kalau batu dengan jejak kaki, ditemukannya sudah lama sebelum penemuan patung Ganesha dan manusia kerdil. Sama ditemukannya di kawasan Objek Wisata Batu Mahpar ini,” ujar Oys Saadah (23) salah seorang pengurus obyek wisata Batu Mahpar kepada wartawan.

Sampai saat ini, beberapa artefak Ganesha, manusia kerdil dan jejak kaki di sebuah batu itu belum diketahui asal muasal dan kebenaran peninggalan sejarahnya.

Terpisah, Camat Leuwisari, Wawan Suhawan, membenarkan pihaknya telah mendapatkan laporan dari warga bahwa ada penemuan dugaan artefak arca Ganesha dan patung batu manusia kerdil itu.

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan pihak arkeologi untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

Baca juga : Hubungan Ridwan Kamil & Prabowo Kembali Terbina, Masa Depan Lebih Penting dari Masa Lalu

Selain puluhan artefak, di lokasi yang sama pun ditemukan pula jejak kaki manusia di atas batu, masih di kawasan Batu Mahpar itu.

“Betul, kami sudah mendapatkan laporan penemuan dugaan artefak patung Ganesha dan manusia kerdil di Batu Mahpar. Kita telah cek dan sudah koordinasi dengan Dinas Pariwisata serta kantor Arkeologi,” tutur Wawan.

Wawan menambahkan, meski telah mengecek ke lokasi pasca ditemukan oleh warga setempat, pihaknya sampai sekarang belum bisa memastikan terkait asal usul temuan arca tersebut.

Pihaknya pun menunggu hasil penelitian oleh tim arkeologi untuk memastikan asal usul temuan puluhan artefak tersebut.

“Sekarang tidak bisa menyimpulkan apakah ini betul nyata atau tidaknya. Hasilnya nanti akan menunggu Arkeologi dan harus ada uji kembali di lapangan. Tidak menutup kemungkinan bisa saja itu asli peninggalan sejarah kalau sudah diteliti,” tambahnya.

Jika nantinya hasil penelitian arkeologi bahwa artefak itu betul memiliki peninggalan sejarah, lanjut Wawan, tentunya pihaknya akan melestarikan artefak itu sebagai salah satu cagar budaya.

Namun, kalau lokasi penemuan artefak di Batu Mahpar itu memang sudah lama beroperasi dan menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya pun sudah mendapat instruksi dari Bupati Tasikmalaya untuk terus memantau adanya penemuan arca di Batu Mahpar ini,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.