Selama Karantina Wilayah, Pasar-pasar di Kota Tasik Tetap Buka

3818
0

KOTA TASIK – Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman menegaskan kebijakan yang diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, bukanlah lockdown.

Menurut dia, Pemkot Tasikmalaya memutuskan untuk memberlakukan pembatasan wilayah atau Karantina Wilayah.

“Selama pembatasan wilayah, kegiatan tetap normal. Tidak ada instruski toko dan pasar untuk tutup. Kita hanya minimalisir orang masuk dari zona merah,” katanya kepada radartasikmalaya.com, Minggu (29/03) malam.

Terang dia yang ditemui di Mapolsek Kawalu usai apel proses kremasi jenazah positif corona di krematorirum, kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19) semakin tinggi setiap harinya.

Tingginya kasus itu akan menjadi beban pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat Kota Tasikmalaya.

Karena itu, Pemkot Tasik mengatur strategi untuk mengurangi arus orang mudik. Alasannya, pabrik-pabrik di wilayah Jabodetabek banyak yang diliburkan.

Loading...

Selain itu, kebijakan belajar dari rumah untuk anak sekolah juga sering dimanfaatkan orang tua untuk mudik.

Melalui pembatasan wilayah, kehadiran warga yang kembali ke Kota Tasik ingin diminimalisir.

“Salah satunya, kendaraan umum dari zona merah kita stop operasinya selama 30 hari,” bebernya.

Ia menambahkan, posko-posko juga akan didirikan di perbatasan kota. Posko itu didirikan untuk mengontrol semua yang masuk. Kondisi kesehatan sopir dan penumpang akan diperiksa.

Menurut dia, jika kondisi kesehatannya baik mereka dipersilakan untuk masuk. Namun, orang yang datang dari zona merah akan dicatat oleh petugas di posko. “Itu akan menjadi pemantauan,” katanya.

Budi menandaskan, melalui pembatasan wilayah, pihaknya ingin minimalisir orang yang masuk Kota Tasikmalaya.

Sebab, upaya untuk menekan penyebaran virus korona di Kota Tasikmalaya akan mustahil jika kedatangan orang dari luar daerah tak diminalisir.

Ia pun meminta semua pihak memahami kebijakan yang akan berlaku mulai 31 Maret itu.

Menurut dia, tidak mungkin pemerintah dengan keterbatasannya dapat bekerja sendiri.

Ia juga ingin, masyarakat bersama-sama mematuhi Surat Edaran Wali Kota Tasikmalaya dan Maklumat Kapolri.

“Lebih baik kita tidak mudik dulu, dan yang di sini di rumah saja kalau tidak penting. Itu sangay efektif memutus mata rantai virus korona,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.