Selama PSBB, Sidik Firmadi: Kebutuhan Warga Kota Banjar Perlu Dijamin

643
0
PEMERIKSAAN. Petugas gabungan di posko penyekatan wilayah di Cipadung memeriksa kendaraan yang melintas Kamis (1/5). Pembatasan Sosial Berskala Besar rencananya akan segera diterapkan di Kota Banjar. Cecep herdi / radar tasikmalaya
PEMERIKSAAN. Petugas gabungan di posko penyekatan wilayah di Cipadung memeriksa kendaraan yang melintas Kamis (1/5). Pembatasan Sosial Berskala Besar rencananya akan segera diterapkan di Kota Banjar. Cecep herdi / radar tasikmalaya

BANJAR – Pemerhati pemerintahan Sidik Firmadi menanggapi wacana pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tingkat Provinsi Jawa Barat atau di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Sidik meminta Pemerintah Kota Banjar serius melakukan persiapan, terutama berkaitan dengan sosialisasi kepada masyarakat.

“Biasanya sosialisasi kurang efektif dikarenakan metode serta caranya kurang tepat. Agar sosialisasi tepat dan dapat dimengerti oleh masyarakat setidaknya ada tiga langkah yang harus ditempuh oleh Pemerintah Kota Banjar,” jelas Sidik Jumat (1/5).

Pertama, kata dia, membentuk tim gabungan dari berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Kota Banjar. Tim gabungan tersebut diberikan arahan dan pembagian wilayah tugas sosialisasi.

Tahap kedua, Pemerintah Kota Banjar harus melakukan pemetaan (mapping) terkait wilayah dan kelompok masyarakat yang akan terkena aturan PSBB.

Baca Juga : 4 PDP Kota Banjar Meninggal, 2 Pasien Positif Covid-19 Sembuh

Menurut dia, itu penting agar sosialisasi tepat sasaran serta masyarakat dapat memahami, sehingga ketika PSBB dilaksanakan tidak akan ada yang melanggar.

“Ketiga, Pemerintah Kota Banjar harus menyiapkan materi sosialisasi dengan baik. Dalam sosialisasi tersebut materinya harus meliputi larangan apa saja yang tidak boleh dilanggar saat PSBB dan juga sanksi apa saja yang akan diberikan serta terakhir tak lupa pula Pemerintah Kota Banjar harus memberikan penjelasan terkait jaminan bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19, agar masyarakat merasa tenang dan patuh terhadap setiap aturan PSBB karena merasa dijamin kebutuhan hidupnya,” ujarnya.

Dia pun berharap pemberlakuan PSBB dapat berjalan lancar dan dipatuhi semua masyarakat wabah covid-19 dapat segera mereda.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana usai melakukan virtual meeting bersama gubernur dan 16 kabupaten/kota di Jawa Barat mengatakan wilayah zona merah Covid-19 di Jabar akan diberlakukan PSBB secara serempak.

Baca Juga : Kisah Pasien PDP Sembuh, 18 Hari di Ruang Isolasi RSUD Kota Banjar

Wali Kota Banjar Hj Uu Sukaesih juga, kata dia, sudah sepakat dan menyanggupi untuk melakukan PSBB bersama dengan Kabupaten Pangandaran dan Ciamis.

“Kemungkinan untuk rapat lanjutan lagi akan dilaksanakan minggu depan, hari Rabu. Kita sambil menunggu julak dan juknisnya, maka kita persiapkan juga yang lainnya. Insya Allah kita siap untuk melaksanakan PSBB,” kata Nana. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.