Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Yod Siap Amankan Keputusan Partai

Selangkah Lagi Dapat Tiket Golkar

23
0
ISTIMEWA AKRAB. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi terlihat akrab berfoto dengan Iwan Saputra usai silaturahmi di kediamannya, Purwakarta, Selasa (8/10).

PURWAKARTA – Peta politik jelang Pilkada 2020 di Kabupaten Tasikmalaya semakin hangat. Partai politik mulai memetakan koalisi dan menyiapkan figur yang akan diusung menjadi calon bupati atau calon wakil bupati pada pesta demokrasi lima tahunan ini.

Langkah cepat pun dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jawa Barat yang memberikan sinyal kuat untuk mengusung Dr H Iwan Saputra SE MSi sebagai calon bupati (cabup) pada Pilkada 2020 di Kabupaten Tasikmalaya. Hal tersebut memberikan sinyal bahwa Iwan selangkah lagi mendapatkan tiket untuk maju di pilkada serentak dari Partai Golkar.

“Golkar ingin mengusung Pak Iwan Saputra. Sinyal kuat kita untuk Pak Iwan sebagai calon bupati Tasikmalaya pada pilkada mendatang,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi usai bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh Tasikmalaya, termasuk Iwan Saputra, Selasa (8/10) di Purwakarta dalam rilisnya.

Kata Dedi, Kabupaten Tasikmalaya memiliki banyak potensi yang memungkinkan untuk dikembangkan. Mulai dari kekayaan alam, baik darat dan lautan pun melimpah di tanah Sukapura ini. Kemudian dari sisi kebudayaan pun cukup baik, terlebih dari adat sundanya.

Namun, kata dia, potensi tersebut belum sepenuhnya dimaksimalkan dalam menunjang kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, sangat dibutuhkan sosok yang bisa membawa perubahan lebih baik dalam berbagai bidang di Kabupaten Tasikmalaya.

“Golkar melihat sosok yang diharapkan bisa membawa perubahan tadi yaitu di Iwan Saputra. Bukan hanya sebagai putra daerah, Iwan ini memiliki kapasitas yang memadai dalam bidang pemerintahan. Ia pernah bertugas dalam bidang keuangan, perencanaan pembangunan, pengawasan dan lainnya. Selama ini, tak pernah cacat,” katanya.

Selain itu, lanjut Dedi, dia juga sosok anak muda yang memiliki pandangan luas bagaimana memajukan Kabupaten Tasikmalaya ke depan. Jaringan yang dimilikinya juga cukup luas. “Pergaulan dengan ulama, anak muda dan cendekia juga masuk,” ujarnya, menjelaskan.

Tambah Dedi, dukungan dari sejumlah tokoh kepada Iwan, mulai dari tokoh pesantren, perguruan tinggi, ormas dan jaringan lainnya menjadi pertimbangan Golkar ingin meminang ketua GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya ini.

“Golkar akan menjalin komunikasi dengan partai lain, agar sama-sama bisa mengusung Kang Iwan. Tujuannya agar Kabupaten Tasikmalaya ini bergerak cepat dalam membangun, sehingga perkembangannya cukup bagus. Saya yakin dia mampu menyerap apa yang diinginkan masyarakat untuk diimplementasikan dalam program pembangunan secara baik,” katanya.

Menurut Dedi, pilkada serentak di Kabupaten Tasikmalaya ini menjadi momentum perubahan dengan diawali memilih sosok kepala daerah visioner. “Kami berharap warga Kabupaten Tasikmalaya memberikan dukungan untuk Kang Iwan Saputra,” ujarnya.

Dalam waktu dekat ini, lanjut dia, Partai Golkar akan segera melakukan survei untuk melihat tingkat keterpilihan Iwan Saputra di masyarakat. Diharapkan hasil survei Iwan baik, sehingga mempunyai peluang besar untuk bisa memenangkan Pilkada 2020. “Golkar juga memiliki hubungan emosional dengan Kang Iwan, karena orang tuanya dulu pernah menjadi ketua Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya,” katanya.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat Yod Mintarga mengaku akan mengamankan apa yang menjadi kebijakan dan keputusan partai, termasuk memberikan dukungan kepada Iwan Saputra untuk maju di Pilkada 2020.

“Kalau saya sebagai kader partai, kebijakan partai harus diamankan. Artinya kalau memang desakan Partai Golkar memberikan dukungan ke Pak Iwan Saputra saya loyal terhadap kebijakan partai politik dan harus diamankan,” ujarnya saat dihubungi Radar, kemarin.

Yod mengaku akan menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus dan pimpinan partai di Jawa Barat. Kalau Iwan sudah diberi lampu hijau atau kuning tinggal dilanjutkan saja mekanismenya. “Kemudian silahkan Pak Iwan Saputra berkomunikasi dengan Pak Erry Purwanto sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya,” kata Yod.

Pada prinsipnya, Yod mendukung setiap keputusan partai termasuk dalam memilih figur untuk pencalonan di pilkada Kabupaten Tasikmalaya. “Saya dukung-dukung saja, kalau itu sudah kebijakan politik partai saya pasti dukung kalau itu yang terbaik. Nanti tinggal rakyat dan semua lapisan masyarakat, tokoh agama menilai,” ujarnya.

Menurutnya, kultur Kabupaten Tasikmalaya sangat religius islami dengan banyaknya pesantren, santri, tokoh agama, ulama dan kiai. Selanjutnya serahkan penilaian figur terhadap kalangan tersebut termasuk dari kalangan birokrat dan partai politik.

Bicara koalisi, kata Yod, Golkar bisa berkoalisi dengan partai mana pun. Seperti dengan Gerindra, PKB, Partai Demokrat, PDI Perjuangan dan lainnya. Karena semua kemungkinan dalam politik bisa terjadi.

“Tinggal melakukan pendekatan saja, kemudian menangkap peluang untuk memenangkan pilkada. Intinya kalau memang itu (pilihan terhadap Iwan, Red) yang terbaik ya lanjutkan, saya selaku kader partai ya harus mengamankan kebijakan politik partai,” tambahnya.

Selain Iwan, jelas Yod, Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya juga mempunyai kader internal terbaik yaitu Ketua DPD Erry Purwanto. “Pak Erry salah satu kandidat juga untuk bakal calon bupati dari Golkar. Tinggal hitung mana elektabilitasnya yang paling tinggi. Erry atau Iwan,” katanya.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya R Toni Hanip mengatakan, soal pertemuan Dedi Mulyadi dengan Iwan Saputra termasuk tentang dukungannya untuk Pilkada 2020 sampai saat ini pengurus daerah belum menerima informasinya.

“Kami belum pernah mendengar dan mendapat informasi masalah dukungan tersebut. Yang saya ketahui dalam setiap mengikuti rapat partai di tingkat provinsi sesekali beliau (Dedi Mulyadi, Red) memberikan spirit yang tinggi terhadap kader partai yang mempunyai itikad ikut dalam pilkada,” kata Toni.

Toni menegaskan, di internal masih kondusif dan solid untuk mengamankan amanat Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya tahun 2016 lalu. “Tetap memperjuangkan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya Erry Purwanto untuk dicalonkan pada pilkada s2020,” katanya, menegaskan. (rls/yfi/dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.