Seleksi Kadis Libatkan Utusan Gubernur

45
0
Dokumentasi Radar Tasikmalaya DOKUMEN. Tim Panitia Seleksi (Pansel) Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama saat mewawancarai peserta tahun lalu di Hotel Grand Metro 6 November 2018.

BUNGURSARI – Seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) 2019, rencananya melibatkan pejabat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Pejabat pemprov akan turut menakar kemampuan calon eselon II di lingkungan Pemkot Tasikmalaya melalui tim panitia seleksi (pansel).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan menjelaskan, pihaknya telah mengirim surat ke pemprov terkait pelaksanaan seleksi tahun ini. Saat ini tinggal menunggu pejabat mana yang bakal diutus gubernur untuk menjadi tim pansel dalam pengisian kekosongan pada tiga posisi eselon II. “Kami sedang menunggu surat persetujuan dari provinsi. Beserta keputusan siapa pejabat dari pemprov yang ditunjuk Pak Gubernur untuk menjadi pansel,” tutur Ivan memaparkan kepada Radar, Minggu (7/7).

Menurutnya, hal tersebut berdasarkan hasil rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dalam menentukan tim pansel untuk menggojlok calon pimpinan pada Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan. “Kemarin, arahannya itu lebih baik tim pansel orang luar (pemkot, Red) semua. Unsur pemerintah, baiknya oleh pejabat dari provinsi supaya menjaga objektivitas,” ucapnya.

Pemkot, kata dia, menargetkan tahapan seleksi JPTP bisa dimulai pertengahan Juli. Hal tersebut supaya, penyeleksian selesai dalam rentan waktu tiga bulan dan dilantik di penghujung 2019. Pihaknya menginginkan provinsi minggu ini sudah memberi persetujuan sehingga tim pansel bisa segera terbentuk dan mulai bekerja. “Sebelum pergantian tahun, diharapkan sudah terisi dan dilantik. Semua proses berjalan lancar, tidak perlu ada perpanjangan waktu seperti open bidding (lelang terbuka) pertama karena ada posisi yang jumlah pesertanya kurang,” kata Ivan.

Syarat dan aturan pada seleksi tahun ini, tak jauh berbeda dari sebelumnya. Eselon III yang merasa sudah layak diharapkan bisa mendaftarkan diri dalam kesempatan berkarier tersebut. “Jadi tidak ada pembeda dari biasanya, hanya pansel saja yang melibatkan dari provinsi,” tuturnya.

“Tahapannya seperti pendaftaran, seleksi administrasi, pengumuman, seleksi kompetensi dan lain sebagainya sama. Termasuk seleksi ini juga dapat diikuti pegawai dari luar Pemkot Tasik,” katanya.

Dia berkeinginan pejabat yang nantinya mengisi merupakan pejabat internal pemkot, karena dari sisi pengalaman dan pemahaman kultur serta dinamika daerah, tentunya lebih mengetahui serta memahami. Adapun potensi peserta seleksi di internal terbilang banyak untuk angkatan ketiga ini. “Saya kira banyak yang berpotensi. Silakan memanfaatkan kesempatan ini, apalagi yang memiliki track record atau pengalaman tertentu di bidang terkait. Itu bisa jadi pertimbangan penilaian, meski bukan satu-satunya faktor penentu,” ucapnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.