Gerindra Akui Sudah Ada Komunikasi dengan Mayasari

Selesaikan ”Warisan“, Pilkada Kemudian

102
0
Loading...

TASIK – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya H Ade Sugianto mengaku belum memikirkan konstalasi menuju Pilkada Tahun 2020.

Menurut orang nomor satu di Kota Se­­ribu Pesantren ter­­sebut, dirinya ma­sih sangat fokus me­­nyelesaikan “wa­risan” dari bupati ter­dahulu H Uu Ruzhanul Ulum.”

“Sekarang enggak dulu (bahas Pilkada, Red), pertama belum ada keputusan partai.

Yang kedua saya masih kerja (menjabat bupati, Red),” ujarnya yang ditemui Radar usai mengikuti apel pergeseran pasukan operasi ketupat lodaya di Mako Polres Tasikmalaya, Kamis (13/6).

Sebagai petahana, Ade mengaku belum berpikir jauh soal Pilkada 2020. Karena masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan dan diselesaikan di sisa masa pemerintahan yang kurang dari setahun tersebut.

“Ada pekerjaan, warisan yang harus saya selesaikan dan saya fokus di sini (bekerja di pemerintahan, Red) dulu,” tegas Ade.

Ketika ditanya banyak pihak yang memprediksi dirinya kembali maju sebagai kandidat bakal calon bupati di Pilkada 2020? Ade menjawab wajar. Karena penilaian tersebut merupakan dinamika politik. ”Ya kita hormati dan hargai pendapat orang lain, yang pasti saya fokus menuntaskan pekerjaan saat ini,” paparnya.

Loading...

Pun ketika ditanya apakah dirinya sudah melakukan komunikasi politik dengan parpol lain di Pilkada 2020? Ade menegaskan belum melakukannya. Sebab tahapan Pilkada masih cukup lama. ”Belum, saya belum membuka ruang itu (membahas Pilkada, Red),” tuturnya.

Seperti diketahui, pada Pileg 2019 raihan kursi PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya mengalami penurunan yang awalnya 8 kursi di Pileg 2014 kini menjadi 7 kursi. Sedangkan syarat untuk mencalonkan sebagai bakal calon bupati membutuhkan 10 kursi di DPRD.

JALIN KOMUNIKASI

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tasikmalaya H Cecep Ruchimat (HCR) mengaku telah berkomunikasi dengan keluarga Mayasari perihal Pilkada 2020.

“Memang sudah ngobrol (membahas Pilkada, Red), non formal. Tapi belum mengarah kepada siapa yang diusung,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

HCR pun mengakui adanya keinginan keluarga Mayasari mengusung atau mendorong salah satu kandidat maju sebagai bakal calon Bupati Tasikmalaya di Pilkada 2020. “Saya sudah tahu Mayasari ada keinginan mencalonkan bupati. Namun, siapa nama yang akan didorong belum ada kepastian,” ungkapnya.

Keinginan Mayasari tersebut, kata Cecep, sudah disampaikan kepada DPC Partai Gerindra Kabupaten Tasikmalaya. Tetapi belum mengarah pembahasan secara resmi diinternal Gerindra maupun di DPP.

“Kita sendiri memang punya keinginan mengusung kandidat jadi calon bupati, siapapun orangnya. Yang terpenting dia merupakan kader Gerindra,” paparnya.

Menurut HCR, dengan raihan 9 kursi DPRD Kabupaten Tasikmalaya di Pileg 2019. Sudah seyogyanya partai bentukan Prabowo Subianto tersebut mengusung calon bupati. ”Tentu di Pilkada nanti kita ingin posisi Z1, tapi segala kemungkinan bisa saja terjadi. Bagaimana dinamika politiknya,” tuturnya.

Ketua PCNU Merasa Berat

Nama Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya Drs Atam Rustam Mpd muncul diprediksi sebagai salah satu kandidat yang layak maju sebagai bakal calon Bupati Tasikmalaya di Pilkada 2020.

Menanggapi hal tersebut, KH Atam mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menilainya layak menjadi kandidat orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya.

”Itu wajar lah (diprediksi jadi kandidat, Red). Yang jelas sampai saat ini saya belum ada niat atau berpikir mau mencalonkan diri baik menjadi calon bupati atau wakil bupati, karena memang dirasa berat,” ungkap KH Atam kepada Radar, kemarin.

Alasan berat maju sebagai kandidat, terang KH Atam, karena dirinya tidak memiliki kendaraan politik. “Saya tidak ingin maju sebagai pemimpin untuk kepentingan pribadi. Tapi harus murni didorong oleh masyarakat dan siapa pun bupatinya yang penting membawa ketentraman, kedamaian, kesejahteraan, keamanan dan kerukunan di masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya, nama KH Atam Rustam dianggap layak maju sebagai alternatif kandidat bakal calon bupati dari luar parpol bersama Ketua GM FKPPI Tasikmalaya H Iwan Saputra.

Seperti diketahui, saat ini partai politik di Kabupaten Tasikmalaya mulai menakar nama-nama kandidat yang layak diusung menjadi kandidat seperti H Ade Sugianto (PDI Perjuangan) Erry Purwanto dan H Yod Mintaraga (Golkar), KH Acep Adang Ruhiyat, Oleh Soleh dan Haris Sanjaya (PKB) H Cecep Nurul Yakin, Lina Ruzhan, KH Arif Maoshul Affandy dan KH Didi Abdul Hadi (PPP), Deni Sagara (PAN). H Cecep Rochimat (Gerindra) Ferry Willyam (Demokrat )dan Dadi Supriadi (PKS). (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.