Kapolsek Ciwaringin Sebut Korban Foto-Foto sambil Bergantungan

Selfie, Remaja Tewas Tertimpa Pilar Basket

20

CIREBON – Swafoto atau foto narsis (selfie) berujung maut. Kejadian itu menimpa seorang remaja berinisial FDK (17).

Korban tidak tertolong setelah tertimpa pilar atau tiang basket yang roboh. Sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi tim medis menyatakan remaja asal Kecamatan Panguragan itu meninggal dunia.

Kapolsek Ciwaringin AKP Acep Anda membenarkan adanya kejadian itu. Tapi, kata Acep, peristiwa tersebut sebenarnya terjadi Rabu sore (28/11) sekitar pukul 17.00 WIB. Pihaknya baru mengetahunya kemarin setelah adanya laporan dari masyarakat.

Diceritakan kapolsek, sore itu korban FDK sebenarnya hendak kembali ke asramanya di salah satu pondok pesantren di Babakan Ciwaringin. FDK bersama dua rekannya, TO (17) dan IB (17).

Belum sampai tujuan, ketiganya mampir di salah satu lapangan basket milik sebuah sekolah tingkat atas di wilayah itu.

“Pulang belanja dari salah satu minimarket, mereka mampir ke lapangan basket dengan tujuan selfie. Korban lalu naik ke atas ring basket dan bergantungan di besi ring basket untuk difoto. Di situlah, musibah itu terjadi,” jelas kapolsek saat dikonfirmasi Radar Cirebon.

Dari hasil penyelidikan sementara, Acep menjelaskan, tiang atau pilar basket tersebut tidak permanen. Bisa dipindahkan karena ada rodanya.

“Ditambah beban korban yang menggantung, akhirnya roboh. Pilar basket roboh. Bagian papan sebagai tempat ring basket itu yang mengenai tubuh korban. Yakni mengenai bagian dada dan wajah. Oleh rekan-rekannya dibawa ke RS Sumber Waras. Tapi saat sampai di rumah sakit, dinyatakan meninggal dunia oleh dokter,” terang Acep.

Lanjut Acep, saat kejadian, lapangan basket itu dalam kondisi sepi. Tak ada aktivitas. “Saat kejadian, lapangan basket sepi. Jadi yang mengetahui persis dua rekan korban itu. Anggota kami turun langsung menyelidiki setelah menerima laporan warga. Untuk jenazah korban, dibawa oleh pengasuh pondok pesantren dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Malam itu juga dimakamkan,” ujar Acep. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.