Selidiki Caleg Kampanye di Masjid

19

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIPAKU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis menemukan salah seorang calon anggota legislatif (caleg) yang diduga berkampanye di masjid di Kecamatan Cipaku. Bawaslu saat ini tengah mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan para saksi.

“Jelas tidak boleh di tempat keagamaan, pendidikan atau kesehatan melakukan kampanye,” ungkap anggota Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Kabupaten Ciamis Fanny Dwiriantini SH.

Fanny menduga banyak caleg yang kurang mengindahkan aturan. Mereka berkampanye secara sembunyi-sembunyi di tempat-tempat terlarang. Maka dari itu, dia mengingatkan caleg agar selalu menaati aturan, berkampanye dengan santun dan turut menjaga kondusivitas. “Saya kira bila memang calon pemimpin yang baik bisa taat kepada peraturan cara kampanye yang baik dan santun,” paparnya.

Menurut dia, bila caleg melabrak aturan kampanye artinya yang bersangkutan telah memberikan contoh kurang baik terhadap masyarakat. Apalagi masyarakat ini sudah banyak yang cerdas dalam memilih wakil rakyat.

Sementara itu, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 33 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu disebutkan pada pasal 69 ayat 1 bahwa pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang: a. mempersoalkan dasar negara Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia;

b. melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia; c. menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/atau peserta pemilu yang lain;

d. menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat; e. mengganggu ketertiban umum; f. mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang, sekelompok anggota masyarakat, dan/atau peserta pemilu yang lain; g. merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye peserta pemilu;

h. menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan; h1. menggunakan fasilitas gedung perwakilan pemerintah di luar negeri;

i. membawa atau menggunakan tanda gambar dan/atau atribut selain dari tanda gambar dan/atau atribut peserta pemilu yang bersangkutan; j. menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye. (isr)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.