Seluruh Caleg Bebas dari Kasus Korupsi

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAROGONG KALER – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut menegaskan seluruh calon anggota legislatif (caleg) yang maju dari seluruh partai politik bebas dari kasus tindak pidana korupsi atau pidana lainnya.

“Hasil kajian kami tidak ada calon bekas napi korupsi atau pidana lainnya yang maju di Pileg 2019 ini,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Garut Asep Burhanudin kepada wartawan, Minggu (9/9).

Asep mengatakan pelarangan mantan narapidana korupsi mencalonkan diri menjadi caleg ini merupakan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018.

Dimana dalam peraturan tersebut melarang seluruh mantan narapidana korupsi mencalonkan diri di Pileg 2019.

Meski ada larangan, kata dia, tetapi dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu ini tidak ada pelarangan untuk mantan napi mencalonkan di Pileg 2019.

“Saya menilai PKPU dan UU Pemilu ini bertentangan sekali,” terangnya.

Asep menerangkan Bawaslu Garut akan mengikuti sesuai aturan  dari Bawaslu RI dimana akan merujuk sesuai UU pemilu tahun 2017, dimana mantan narapidana masih bisa mencalonkan diri di Pileg 2019.

“Kalau ada caleg mantan napi korupsi keberatan dengan aturan KPU, segera lapor kepada kami,” ungkapnya.

Di Kabupaten Garut, tambah dia, sampai saat ini tidak ada pihak yang melaporkan adanya caleg yang terjerat kasus korupsi atau mantan narapidana.

Selama ini, bakal caleg yang tidak lolos kebanyakan bukan karena terjerat kasus pidana, tetapi karena terkendala persyaratan administrasi.

“Caleg di Garut yang tidak lolos itu karena tidak memenuhi persyaratan saja, bukan masalah mantan napi korupsi,” paparnya. (yna)

loading...