Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.9%

19.6%

8.2%

68.3%

Seluruh Objek Wisata di Kabupaten Tasik Serentak Dibuka, Protokol Kesehatan Tetap Ketat

311
0
MENGIMBAU. Personel TNI Polri memberikan imbauan kepada para pengunjung Objek Wisata Pantai Karangtawulan Kecamatan Cikalong, Senin (8/6). ISTIMEWA.

CIKALONG – Objek wisata di Kabupaten Tasikmalaya serentak dibuka mulai Minggu (7/6) dengan catatan harus tetap menjalankan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya Ir Safari Agustin MP menjelaskan, mulai Minggu (7/6) serentak objek wisata dibuka dengan menyediakan tempat cuci tangan, pengukuran suhu tubuh serta menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan masker.

Baca juga : Pemuda Warga Sariwangi Kabupaten Tasik Sembuh dari Corona

“Sebenarnya sudah sejak Kamis (4/6) dibuka, ada surat edaran bupati soal dibukanya objek wisata di Kabupaten Tasikmalaya, tapi kalau secara serentak baru Minggu (7/6) dibuka,” ujarnya.

Namun, kata Safari, secara umum masyarakat atau wisatawan belum mengetahui dibukanya kembali wisata di kabupaten.

Kebanyakan masih didominasi oleh wisatawan lokal dari daerah yang sudah mulai mengunjungi wisata.

Menurut dia, di tengah dibukanya kembali wisata di kabupaten yang masih dalam kondisi Covid-19 diterapkan protokol kesehatan, walaupun sebenarnya Kabupaten Tasikmalaya masuk zona biru atau sudah mulai menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Di tempat wisata disiapkan alat pengukur suhu, hand sanitizer, tempat cuci tangan. Termasuk pemerintah desa setempat bersama muspika juga RT Siaga yang berada di objek wisata melakukan pengawasan dan mengingatkan wisatawan tentang protokol kesehatan,” ujar dia.

Adapun langkah Pemkab untuk mencapai target PAD wisata usai pandemi Covid-19, ungkap dia, pertama melakukan promosi wisata, kedua penataan fasilitas objek wisata.

Seperti melengkapi tempat bermain, istirahat, warung, restoran dan penginapan termasuk musala dan fasilitas lainnya.

Kemudian membenahi akses jalan supaya mudah dilalui termasuk membuat even acara kegiatan di tempat wisata.

“Sehingga target PAD bisa diraih, dengan lengkapnya unsur pemenuhan yang disebutkan tadi. Agar pengunjung atau wisatawan nyaman dan bisa kembali ke wisata di kabupaten mengajak saudara, keluarga dan temannya,” ungkap dia.

Safari berharap dengan dipenuhinya unsur pemenuhan tersebut, target PAD Kabupaten Tasikmalaya di tahun 2020, yang sebelumnya Rp 1,7 miliar bisa kembali diraih.

“Kita melihat perkembangan kedatangan pengunjung ke kabupaten. Setelah dua bulan nanti dikaji dan dihitung berapa peluang target PAD. Nanti kan ada tahun baru mudah-mudahan bisa memberikan pemasukan,” tambah dia.

Kapolsek Cikalong AKP Harwandi SH menambahkan, protokol kesehatan di tempat Objek Wisata Pantai Karangtawulan Cikalong tetap diterapkan.

“Kami dari muspika dan Tim Gugus Covid-19 Kecamatan Cikalong dan desa sudah mempersiapkan tempat cuci tangan dan pengunjung diwajibkan pakai masker,” ungkap dia.

Dia menambahkan, objek wisata menjadi salah satu prioritas pengawasan dan pengecekan tim gugus tugas Covid-19 dalam rangka menekan penyebaran virus corona.

“Jadi selain pasar, musala dan masjid, tempat wisata menjadi prioritas pengecekan dan pengawasan karena tempat berkerumun orang,” ujarnya.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto MMKes mengatakan, di tengah penerapan AKB di lokasi objek wisata yang telah dibuka tetap dilakukan protokol kesehatan serta juklak dan juknis yang sudah ditetapkan dalam AKB dengan melibatkan TNI/Polri.

Baca juga : 17 Warga Sukaresik Kabupaten Tasik Calon Penerima Bantuan Perumahan

Sementara untuk para pengelola wisata, kata Heru, sudah diberikan edukasi dan pemahaman secara berkelanjutan.

“Artinya pengawasan tetap dilaksanakan walaupun agak longgar, di tengah AKB ini termasuk setelah dibukanya tempat wisata ini,” tambah dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.