Seluruh PPK, PPS & KPPS di Kabupaten Tasik Jalani Rapid Test

108
0
RAPID TEST. Para PPK, PPS dan KPPS mengikuti rapid test yang dilaksanakan di kecamatan, puskesmas dan desa jelang pemungutan suara, Jumat (4/12).
Loading...

SINGAPARNA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan rapid test terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serentak mulai Jumat-Sabtu (4-5/12).

Pelaksanaan rapid test tersebut untuk PPK dilaksanakan di kantor kecamatan dan puskesmas, sedangkan untuk PPS dan KPPS dilaksanakan di kantor desa. Kegiatan ini sebagai upaya antisipasi untuk memastikan penyelenggara di lapangan sehat dan terbebas dari Covid-19.

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Jajang Jamaludin SAg mengatakan, selain PPK dan KPPS, rencananya sama seluruh pegawai KPU Kabupaten Tasik juga akan di-rapid test. Jika ditotalkan KPU, bersama PPK, KPPS dan PPS yang mengikuti rapid test sejumlah 36.120 orang.

Menurut dia, untuk rapid test bagi PPK dilaksanakan di kecamatan dan puskesmas. Sementara untuk PPS dan KPPS dilakukan di desa. Dalam pelaksanaan rapid test serentak ini sebanyak 900 tenaga medis dilibatkan.

Baca juga : Korda GMNU Kecam Para Pejabat Pemkot Tasik yang Ngabring ke ZONA MERAH

Loading...

“Mudah-mudahan dengan rapid test ini, menjawab kekhawatiran masyarakat bahwa penyelenggara pemilu sehat dan di TPS aman jangan takut untuk datang ke TPS,” harap dia.

Jika hasil rapid test ditemukan ada yang reaktif Covid-19, seperti contoh PPK, KPPS atau PPS maka oleh KPU akan diberhentikan tugasnya untuk menjalani swab. Kemudian apabila hasil swab positif Covid-19 maka diharuskan isolasi mandiri selama 14 hari.

Misalkan di satu TPS dari sembilan petugas KPPS dan PPS ada dua atau tiga orang yang reaktif atau positif Covid-19, maka KPPS yang lima orang tetap bisa melaksanakan tugasnya. Namun, kalau lebih dari empat orang di TPS positif maka akan digantikan dan dilantik KPPS atau PPS baru sesuai ketentuan.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin SP menambahkan, pelaksanaan rapid test terhadap penyelenggara pemilihan sebagai bentuk jaminan kepada masyarakat atau pemilih, bahwa KPU dalam melaksanakan pilkada di tengah pandemi Covid-19 itu menjamin berjalan aman dan sehat.

“Jadi sehat terhindar dari penyebaran Covid-19, sehingga pemilih tidak usah khawatir atau ragu untuk datang ke TPS dalam menyalurkan hak pilihnya. Maka kami pastikan seluruh penyelenggara sehat dan terbebas dari Covid-19,” harap dia.

“Kami juga meminta agar upaya protokol kesehatan ini dibarengi dengan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat atau pemilih. Mulai dari memakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun agar pilkada berjalan aman, damai dan sehat,” tambah dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.