Semalam 3 Motor Dimaling di Cibeureum Kota Tasik

1749
0

KOTA TASIK – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali marak di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun, Kamis (19/12) dini hari, sebanyak 3 unit motor matic yang sedang terparkir di depan rumah di Kampung Lawang Condong, Kelurahan Stianagara, Kecamatan Cibeureum, raib diembat maling.

Selain itu, pencuri juga membobol kunci salah satu motor lainnya yang terpakir di rumah yang juga los kayu, di Jalan Letkol Basyir Surya.

Namun aksinya gagal sehingga pelaku tidak membawa motor tersebut. Akibat kejadian ini, korban si pemilik motor mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Pemilik motor, Galih Prasetya mengatakan, kejadian tersebut diketahui dia saat akan berangkat salat subuh ke masjid di dekat rumahnya, pukul 04.00 WIB.

“Saat itu saya mau keluar rumah. Motor-motor itu parkir di tempat biasanya. Ditutupi terpal dan disangga dua bilah pintu,” ujarnya kepada wartawan.

Namun, terang dia, dirinya kaget saat hendak berangkat ke masjid itu melihat terpal dan dua bilah pintu yang menyangganya sudah tak ditempat biasanya.

“Saat dicek ternyata 3 dari 5 motor yang biasa parkir di lokasi itu sudah hilang dicuri maling,” terangnya.

Dia menduga, pelaku berjumlah lebih dari 2 orang dan sudah memahami situasi rumahnya yang juga los kayu itu.

“Sekitar pukul 00.00 kami sempat nongkrong di depan rumahnya bersama rekan-rekan. Posisi terpal masih menutupi motor-motor yang parkir sambil disangga 2 bilah pintu kayu. Setelah dipastikan motor hilang, kami laporkan kejadian ini ke Polsek Cibeureum,” tandasnya.

Dia berharap aparat Kepolisian segera menangkap pencuri motor-motornya. Sebab, dikhawatirkan ada korban lainnya yang bernasib serupa jika si pencurinya tak segera ditangkap.

“Saya sudah laporkan kasus pencurian ini ke Polsek tadi sore kang. Semoga cepat ditangkap pelakunya,” harapnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.