Sembuh dari Covid-19, Kejari Kota Banjar Tak Akan Divaksin

44
0
RAMAH. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar Ade Hermawan saat di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. Cecep herdi / radar tasikmalaya
RAMAH. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar Ade Hermawan saat di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. Cecep herdi / radar tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar Ade Hermawan SH, MH dipastikan tidak akan mendapat suntikan vaksin Sinovac. Orang nomor satu di Kejaksaan Negeri Banjar itu pernah terpapar virus corona dan sempat menjalani isolasi mandiri.

“Saya yang termasuk tidak boleh divaksin. Karena sudah pernah terkonfirmasi positif Covid-19. Karena yang pernah terkonfirmasi positif tidak boleh divaksin,” kata Ade Hermawan saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (27/1).

Sementara dari data Satgas Covid-19, ada 10 pejabat publik yang akan mendapat vaksin Sinovac pertama kali. Satu dari 10 pejabat publik itu adalah kejaksaan. Menurut Ade, pihak Kejaksaan Banjar akan dikonfirmasi terlebih dahulu siapa yang bisa memenuhi syarat.

“Kejaksaan nanti dicek dulu siapa yang memenuhi syarat. Karena yang pasti saya tidak bisa divaksin karena sudah pernah terkonfirmasi positif Covid-19,” kata dia.

Baca juga : Resepsi Pernikahan Bakal Dibubarkan Wali Kota Banjar

loading...

Ade Hermawan terpapar Covid-19 akhir November 2020. Selain dia, ada beberapa pegawai juga yang sama-sama terpapar virus corona. Tim Medis dari Satgas Covid-19 juga sempat melakukan swab ke semua pegawai di Kejaksaan setelah beberapa di antaranya terinfeksi Covid-19.

“Mereka (pegawai kejaksaan) termasuk pak Kajari melaksanakan isolasi mandiri di rumah dinasnya, berjalan lancar hingga akhirnya beberapa kali swab dinyatakan negatif. Saat ini semuanya sudah negatif, sudah sembuh,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjar H Agus Nugraha. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.