Seminggu, 100 Warga Kota Tasik Positif Covid-19, Izin Kegiatan Diperketat

4221
1
Radartasikmalaya
Tim Satgas Antisipasi Covid-19 Kota Tasik saat melakukan operasi yustisi prokes, Selasa (24/11) siang. istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya akan memperketat pemberian izin untuk kegiatan masyarakat.

Hal itu dilakukan demi menekan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasik, Ivan Dicksan mengatakan, dalam sepekan terakhir kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di daerahnya bertambah lebih dari 100 orang.

Karena itu, penerapan protokol kesehatan diputuskan harus lebih ketat.

“Edukasi dan pengawawan ke masyarakat harus ditingkatkan. Termasuk pemberian rekomendasi untuk kegiatan akan diperketat,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/11) sore.

Loading...

Ia menerangkan, setiap kegiatan masyarakat yang akan mengundang orang banyak harus melalui izin Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Panitia juga harus dapat memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan maksimal selama kegiatan berlangsung.

Menurut Ivan, saat ini masih banyak masyarakat yang abai untuk menjaga jarak ketika melakukan kegiatan.

Padahal, jaga jarak adalah┬ásalah satu protokol kesehatan yang harus dilakukan, untuk menghindari penularan Covid-19. “Itu yang harus diperhatikan,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Plt Wali Kota Tasik, HM Yusuf, bahwa di zona oranye ini, kegiatan jam malam tetap sampe jam 23.00 WIB. Tapi protokol kesehatan harus tetap dijaga.

“Jadi kemarin itu kita evaluasi terkait dengan adanya instruksi dari Mendagri dan Kapolri. Bahwa operasi yustisi prokes terus kita jalankan. Termasuk berbagai rekomendasi dari gugus tugas juga kita evaluasi lagi,” tuturnya.

Karena, jelas dia, saat ini gugus tugas dibagi 2. Ada satgas pemulihan ekonomi dan satgas operasi.

Kegiatan satgas operasi diserahkan kordinatornya pak kapolres dan pak Dandim.

“Jadi tanggungjawab operasi itu ada di mereka. Dan dari pemerintah ada penekanan kepada masyarakat agar tetap disiplin terhadap prokes,” jelasnya.

Dirinya selalu berbicara di mana-mana mengingatkan hal itu.

Diharapkan kesadaran masyarakat di dalam menjaga prokes serta mentaati 3M terus diaplikasikan karena sifatnya sudah wajib.

“Dan kalau pun mereka melanggar ada sanksi yang tetap kita terapkan walaupun penindakan pelanggarannya kita pilah-pilah. Kita belum menggunakan denda secara pidana karena sifatnya Perwal jadi denda administratif,” pungkasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu hingga Senin tercatat 609 orang.

Angka itu bertambah sebanyak 105 kasus dari sepekan sebelumnya.

Dari total kasus yang tercatat, sebanyak 360 orang telah dinyatakan sembuh. Sementara itu, sebanyak 225 orang masih menjalni perawatan dan 24 orang meninggal dunia.

(rezza rizaldi)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.