Seminggu Nikahi Ibunya, Pria Warga Manonjaya Tasik Perkosa Anak Tirinya

1692
0

KOTA TASIK – Kasus dugaan pencabulan terjadi di wilayah hukum Polresta Tasikmalaya. Bulan (bukan nama asli), warga Manonjaya, Kabupaten Tasik itu kini menginjak usia 15 tahun. Dia dicabuli ayah tirinya, Wa (41).

Korban mengaku diperkosa ayah tirinya. Kejadiannya Agustus 2017 lalu sepekan setelah Wa menikahi ibunya. Lalu, korban diperkosa lagi.

Saat pertama diperkosa, korban masih duduk di bangku kelas VI SD. Kini korban putus sekolah dan hanya mengenyam pendidikan hingga kelas VII SMP.

Hal itu dibenarkan Ibu Korban, Nur (40), saat mendampingi korban melaporkan aksi bejak suaminya didampingi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasik ke Unit PPA Polresta Tasikmalaya, Jumat (26/06) sore.

“Memang benar pa (anaknya dicabuli ayah tirinya, Red). Baru ketahuan seminggu kemarin. Gelagat anak saya beda kenapa selalu menghindar ketika ada bapak tirinya,” ujar ibu korban kepada radartasikmalaya.com.

Terang dia, setiap ada bapak tirinya, korban selalu bergegas ke luar rumah dan bermain di rumah temannya yang kebetulan dekat rumah temannya.

Sampai-sampai tak pernah pulang ataupun makan siang untuk pulang ketika bermain di rumah temannya.

“Dia tak mau berada di rumah saat ada ayah tirinya. Bahkan terkadang menginap di rumah temannya itu. Temannya perempuan pak. Akhirnya saya desak kenapa begitu? dan dia ngaku sakit hati kalau lihat bapak tiri,” terangnya.

“Kata anak saya, dulu waktu mamah seminggu menikah aku itu diperkosa sama bapak tiri. Saya sampai kaget. Diperkosanya saat mamah pergi kerja, bapak masuk kamar melakukan itu. Kejadianya saat anak saya berusia 12 tahun,” sambungnya.

Dia menambahkan, kejadian pemerkosaan itu terjadi dua kali. Awalnya korban tak mengetahui digituin itu apa.

Korban baru mengetahui saat beranjak dewasa bahwa digituin itu adalah diperkosa, seperti yang dialaminya.

“Kemudian sampai sekarang, bapaknya kata anak saya suka gerayangin gitu. Suka pegang-pegang bagian sensitifnya. Makanya anak saya terlihat sangat sait hati kepada bapaknya,” tambahnya.

Jelas dia, dirinya tak percaya suaminya setega itu melakukan perbuatan cabul kepada anaknya.

Apalagi kejadiannya saat seminggu baru menikah. Dia juga sempat mepertanyakan kepada suaminya apakah benar telah melakukan hal itu.

“Ya dia (suaminya) mengakuinya. Saya kan tambah sakit hati. Bagaimana nasib masa depan anak saya karena sudah dikotori. Makanya saya minta keadilannya saja buat anak saya dan melaporkan hal ini ke polisi. Saya minta dia (suaminya) dihukum yang setimpal,” harapnya.

(rezza rizaldi)

Berita terkait : Bunga Korban Perkosaan Ayah Tiri di Manonjaya Tasik Trauma Berat
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.