Seminggu Sejak Jasad Siswi SMPN 6 Kota Tasik Ditemukan di Gorong-Gorong, Ini Kata Ibunya..

355
0

KOTA TASIK – Teka- teki hilangnya nyawa siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya, Del (13/), yang jasadnya ditemukan di dalam gorong-gorong depan sekolahnya, Senin (27/1) lalu, hingga kini belum terungkap.

Aparat kepolisian masih terus mencari benang merah, penyebab Del meninggal dunia, sambil menunggu hasil uji forensik mikroskopis yang dilakukan dokter forensik Polda Jawa Barat.

Pihak keluarga Del sendiri hingga hari ketujuh kehilangannya, masih dipenuhi tanda-tanya, mengapa anaknya harus meninggal dengan kondisi tragis.

Hal itu seperti diungkapkan Ibu Kandung Del, Wati Fatmawati (46).

“Muhun ngantos weh wartos ti polisi kumahana. Ya menunggu aja informasi dari polisi (kepastian Del meninggal karena apa Red),” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Senin (3/2) sore, yang ditemui di rumahnya.

Terang dia, selain itu pihaknya juga sambil terus berdoa agar pihak kepolisian dapat menemukan secara pasti penyebab puterinya meninggal dunia. “Ya karena saya mengira anak saya dibunuh,” terangnya.

Mengapa dirinya bisa mengira putrinya itu dibunuh? “Alasannya ya anak saya kan ditemukan di dalam gorong-gorong kecil. Jadi tidak mungkin anak saya bisa masuk ke dalam gorong-gorong itu. Makanya saya mengira dibunuh,” tegasnya.

Jadi, dirinya meyakini puterinya itu dibunuh. “Karena tidak masuk akal anak saya tiba-tiba ditemukan di dalam gorong-gorong. Tapi saya tak ada dugaan siapa yang telah membunuhnya. Yang pasti hingga kini saya terus berkomunikasi dengan polisi,” tambahnya.

Jelas dia, anaknya ini tak punya musuh. Di dalam rumahnya saja keseharian Del adalah anak yang periang.

“Anak saya memang sering di-bully, tapi tak marah dan dia mengalah. Tersenyum. Sungguh anak yang baik. Tak pernah nangis dan mengeluh hal apapun,” jelasnya.

Tukas dia, Del juga di rumah termasuk anak yang rajin dan penurut. Del sering dia suruh untuk bayar listrik dan belanja ke warung selalu mau juga tak pernah menolak apalagi mengeluh.

“Rajin beres-beres rumah dan rajin ibadahnya. Selalu puasa sunah senin-kamis dan puasa ramadan tak pernah tertinggal. Saya benar-benar sangat kehilangannya,” tukasnya sambil berlinang air mata.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.