Sempat Buron, Suami Pembacok Istri Terciduk di Tegal

207
0
Pria berinisial H yang membacok istrinya akhirnya ditahan di Mapolres Kuningan. FOTO: M TAU FIK/RADAR KUNINGAN

Sembunyi di Rumah Orang Tuanya, Marah setelah Buka-Buka HP Istri

 

KUNINGAN-Pria berinisial H (28) yang membacok istrinya akhirnya diciduk Satreskrim Polres Kuningan. Dia diciduk di rumah orang tuanya di Tegal, Jawa Tengah, Rabu (21/3) sekitar pukul 18.30 WIB.

“Pelaku menyerah. Ditangkap tanpa perlawanan,” terang Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Syahroni.

Kepada petugas, pelaku mengaku perbuatannya itu dipicu perasaan cemburu. Dia emosi setelah membuka handphone (HP) istri dan membaca pesan singkat yang dikirim salah satu pria yang disangkanya memiliki hubungan spesial dengan sang istri.

Menurut Syahroni, selama ini pelaku tinggal di Jakarta karena bekerja sebagai penjaga toko jam, sedangkan istrinya tinggal di Desa Cidahu.

“Mungkin karena saat pulang malah menemukan percakapan istrinya dengan pria lain di handphone, dia lalu menuduh istrinya main serong. Dari situ terjadi keributan hingga akhirnya dia membacok istrinya,” jelas Syahroni.

Seperti diberitakan, peristiwa itu terjadi Rabu dini hari (21/3) sekitar pukul 02.00 di Desa Cidahu, Kecamatan Pasawahan. RA (21) mengalami luka serius pada bagian kepala belakang akibat senjata tajam yang dilayangkan suaminya.

Terpisah, Kepala Desa Cidahu Nina Kurnia mengatakan korban saat ini sudah sadar kembali setelah menjalani operasi di RSUD Gunung Jati. Tim dokter berhasil melakukan operasi. “Lukanya sangat parah. Daun telinga sobek, kemudian yang lebih parah di bagian tengkuk. Rambut korban juga seperti dipaksa dicopot. Pokoknya sangat sadis apa yang dilakukan suami korban,” tandas Nina kepada Radar.

Kades perempuan itu juga membenarkan jika pelaku termasuk tipe cemburuan. Selama ini, H bekerja di Jakarta sedang istrinya di kampung. Antara korban dan pelaku sebelumnya sama-sama bekerja di Jakarta sebagai pegawai toko.

“Tokonya berdekatan antara pelaku dan korban. Tiga bulan kemarin baru menikah. Mungkin sejak dari Jakarta dia cemburu dan berniat menghabisi nyawa istrinya. Soalnya beberapa hari sebelum kejadian, H pernah tanya-tanya ke warga jalan menuju Majalengka. Kemudian golok yang digunakan untuk percobaan pembunuhan terhadap istrinya juga baru beli,” ungkapnya.

Ketika diberitahu jika pelaku sudah ditangkap Polres Kuningan, Nina langsung menyampaikan rasa syukurnya. Dia berharap pelaku dihukum berat karena perbuatannya seperti sudah direncanakan.

“Ini kejadian yang pertama berlangsung di desa kami. Dari dulu belum pernah ada kejadian kekerasan di desa kami, apalagi sampai percobaan pembunuhan. Makanya kami kaget ketika mendengar kejadian yang menimpa Rizki. Kami sangat mengenal Rizki karena warga Cidahu, sedangkan suaminya berasal dari luar daerah,” pungkasnya. (fik/ags)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.