Sempat Ricuh, Eksekusi Bangunan di Pangandaran Jadi Tontonan Warga

74
0
Loading...

PANGANDARAN – Eksekusi sebuah bangunan di Jalan Merdeka Kecamatan Pangandaran menjadi tontonan warga karena sempat menimbulkan kericuhan.

Di mana sang pemilik bangunan yang diketahui bernama Icang, tidak menerima tindakan eksekusi pengosongan lahan tersebut. Padahal ia hanya sekadar mengontrak di atas lahan tersebut.

Pengadilan Negeri Ciamis sendiri sudah mengabulkan gugatan kepemilikan tanah yang sah atas nama Herwati, Herwoto, Susi, Titi Haryati dan Hertimah.

Menurut pemilik tanah Herwati mengatakan pihaknya melakukan gugatan pengosongan lahan tersebut karena pengontrak tidak lagi membayar sejak 2009 lalu.

“Dari 2004 sampai 2009 sudah habis kontrak tapi gak mau, nah dari 2009 sampai 2020 gak pernah bayar,” katanya kepada Radar, Kamis (21/1).

loading...

Baca juga : Dokumen Adminduk di Pangandaran tak Perlu Dilegalisir

Kata dia, sertifikat atas nama dirinya juga ada, sehingga menjadi bukti kuat untuk pengosongan lahan tersebut. “Saya memperjuangkan tanah ini sudah lama banget, sejak 2009,” ucapnya.

Kata dia, total luas tanah tersebut adalah 580 meter persegi dan dirinya sudah lelah memperjuangkanya. “Dalam pengosongan lahan ini saya tidak mau ada apa-apa, pinginya aman semua,” jelasnya.

Ia mengaku tadinya juga sudah mau memberikan uang sebesar Rp 100 juta untuk pindah namun si pengontrak menolak. “Saya tadinya juga mau secara kekeluargaan, bukan dengan cara seperti ini (eksekusi, Red),” tuturnya.

Bangunan yang berada di atas tanah milik Hermawati tersebut akhirnya diratakan dengan tanah menggunakan beko dan dijaga puluhan Aparat TNI, Polri dan Satpol PP. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.