Semua Objek Wisata di Garut Dilarang Beroperasi!

59
0
dr Helmi Budiman Wakil Bupati Garut
Loading...

TAROGONG KIDUL – Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman melarang seluruh objek wisata di Kabupaten Garut beroperasi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 di tempat wisata.

“Kami sudah melarang objek wisata ini beroperasi, jika nekat Satgas Covid-19 akan langsung menutupnya,” ujar Helmi kepada wartawan, Kamis (21/1).

Selain melarang objek wisata beroperasi, pihaknya juga melarang masyarakat melaksanakan resepsi pernikahan yang bisa mengundang banyak masyarakat.

“Kalau prosesi pernikahan itu diperbolehkan, itu juga hanya dihadari keluarga saja. Kalau resepsi itu tidak boleh dan akan ditindak jika nekat,” ujarnya.

Untuk memastikan tidak adanya pelanggaran, kata dia, Tim Satgas Covid-19 terjun ke lapangan untuk memastikan tidak ada kegiatan yang melibatkan banyak orang, termasuk memastikan tidak ada tempat wisata yang beroperasi.

loading...

Jika di lapangan ditemukan tempat wisata buka dan melanggar protokol kesehatan selama diberlakukannya PPKM, kata Helmi, maka kepolisian dan aparatur lainnya akan menindak tegas seperti menutup tempat wisata tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan menyatakan seluruh destinasi wisata di Garut sesuai aturan sudah ditutup untuk umum sejak diberlakukannya PPKM mulai 11 sampai 25 Januari 2021.

Meski tempat wisata ditutup, kata dia, bukan berarti selama ini tidak ada kunjungan masyarakat dari luar kota. Beberapa orang dari berbagai daerah ada yang berkunjung ke Garut dan menginap di hotel.

Baca juga : Warga Keluhkan Penanganan Sampah di Pasirwangi Garut

Hotel di kawasan wisata maupun tempat lainnya, kata dia, diperbolehkan beroperasi dengan syarat mematuhi protokol kesehatan dan membatasi jumlah tamu sebesar 50 persen dari kapasitas hotel. “Kunjungan ada, karena hotel tidak tutup asalkan menerapkan prokes (protokol kesehatan),” paparnya.

Sebelumnya, Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Garut menyegel tiga objek wisata di kawasan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (19/1). Ketiga objek wisata air panas itu disegel selama satu minggu karena dianggap melanggar peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional yang saat ini diterapkan Pemkab Garut.

“Ada tiga kolam renang yang disegel, salah satunya milik Pemkab Garut,” ujar Komandan Kodim 0611 Garut yang juga Wakil Satgas Penanganan Covid-9 Kabupaten Garut Letkol CZi Deni Iskandar kepada wartawan, kemarin.

Deni menerangkan, sebelum melakukan penyegelan, Satgas Covid-19 Kabupaten Garut sudah dua kali memberikan peringatan kepada seluruh objek wisata di Garut untuk menutup tempat wisata dan menerapkan protokol kesehatan selama PSBB Proporsional. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.