Semua Pasien Positif Corona di Garut Sembuh

53
0
radartasikmalaya.com

GARUT KOTA – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut memastikan seluruh pasien positif yang dirawat di RSUD dr Slamet Garut sembuh dan kembali ke keluarganya.

Pasien terakhir yang dinyatakan sembuh yakni KC-24, warga Kecamatan Kadungora.

Baca juga : SPP tak Lunas, Ijazah Siswa SMAN 18 Garut Tertahan, Ini Kata Sekolah..

Saat ini, KC-24 sudah dipulangkan karena dari hasil swab test terakhir sudah negatif Covid-19.

“Dari total 26 orang yang positif, tiga diantaranya meninggal dunia dan 23 orang sudah dinyatakan sembuh. Jadi sekarang tidak ada lagi pasien positif yang dirawat di ruang isolasi RSUD dr Slamet,” ujar Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita dalam keterangan tertulisnya Selasa (7/7).

Yeni menerangkan pasien positif sudah tidak ada, tetapi terdapat penambahan laporan kasus orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak satu orang dari Kecamatan Banyuresmi.

Serta penambahan kasus orang tanpa gejala (OTG) sebanyak satu orang dari Kecamatan Garut Kota.

OTG tersebut pernah melakukan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandung.

Yang bersangkutan telah dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

Dengan demikian, kata dia, total kasus Covid-19 (OTG, ODP, PDP dan konfirmasi positif) sampai kemarin sebanyak 4.864 kasus.

Terdiri dari OTG sebanyak 2.022 kasus, 214 kasus di antaranya masih dalam tahap observasi dan 1.808 kasus selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian.

Sedangkan ODP tercatat sebanyak 2.736 kasus. Sebanyak 32 kasus di antaranya masih dalam pemantauan, 6 kasus dalam perawatan dan 2.698 kasus selesai pemantauan, dan 15 di antaranya meninggal.

Sementara itu, PDP tercatat 80 kasus, 2 kasus di antaranya sedang dalam perawatan dan 78 kasus selesai pengawasan, serta 16 di antaranya meninggal.

Terpisah, Bupati Garut Rudy Gunawan menuturkan dengan sudah tidak adanya kasus positif, Pemkab Garut dalam waktu dekat akan memberikan klarifikasi terkait Kabupaten Garut yang masuk zona kuning bersama 15 daerah lain di Jawa Barat.

“Kami akan melakukan klarifikasi ke Bandung, karena Basic Reproduction Number (R0) dan Effective Reproduction Number (Rt) sudah kita hitung. Bahwa kita tidak mempunyai sesuatu yang mengkhawatirkan, tetapi kewaspadaan kita tingkatkan,” terangnya.

Baca juga : Berikut Video Kekalahan Wakil Bupati Garut saat Adu Layangan

Rudy berharap status zona kuning di wilayahnya bisa segera berubah seiring dengan penurunan kasus Covid-19.

Ia berharap Garut sudah masuk ke zona hijau. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.