Balita Alami Luka di Bagian Jidat

Senggol Motor, Hantam Jongko, Tabrak Guru

594
KECELAKAAN. Sri (34) dan anaknya Gibran (3) mendapatkan perawatan medis di RS SMC usai mengalami kecelakaan di depan SD Negeri 1 Tanjungjaya, Senin (18/2). (Kanan) Mobil Daihatsu Xenia berplat Z 1622 KC mengalami kerusakan pada bagian depan usai menabrak jongko pedagang dan dua orang di Jalan Mangunreja-Sukaraja.foto-foto: istimewa-RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

TANJUNGJAYA –  Daihatsu Xenia berplat Z 1622 KC  yang dikemudikan Abdul Rohman Suminar SH, warga Kecamatan Karangnunggal menyenggol sepeda motor lalu menabrak jongko pedagang dan menghantam guru serta balita di Jalan Mangunreja-Sukaraja Kampung Cibeureum Desa Tanjungjaya, Senin (18/2).

Akibat kejadian ini, Sri Nurhayati (34) dan anaknya Gibran (3) harus mendapatkan perawatan serius di RS SMC. Karena kedua korban terhantam jongko pedagang yang tertabrak mobil tersebut.

Kanit Laka Satlantas Polres Tasik­malaya Ipda Supyan mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.00. Pada waktu itu, mobil yang dikemudikan Abdul Rohman melaju dari arah Mangunreja menuju Sukaraja dengan kecepatan sekitar 30-40 kilometer/jam. Kemudian, tepat di lokasi kejadian, depan SD Negeri 1 Tanjungjaya datang sepeda motor yang dikemudikan Pahru dari arah berlawanan dan menyebabkan keduanya bersenggolan.

“Akibat senggolan dengan sepeda motor, mobil tersebut langsung mengambil kiri dan menabrak jongko pedagang di depan SD Negeri 1 Tanjungjaya lalu menghantam dua orang pejalan kaki di depannya,” paparnya kepada Radar, kemarin.

Dalam kejadian ini, pengendara mobil dan motor mengalami luka-luka. Sedangkan untuk dua orang pejalan kaki mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan di RS SMC.

Aip (38), saksi mata dalam kejadian ini mengatakan melihat langsung, pada waktu itu Sri yang merupakan guru di SD Negeri 1 Tanjungjaya sedang berjalan bersama anaknya di depan sekolah. Tiba-tiba ada mobil dari arah Mangunreja melaju dan menabrak jongko serta Sri dan anaknya.

“Suaranya terdengar cukup keras menggelegar. Saya melihat ke lokasinya ternyata Sri sudah tergeletak dan anaknya tepat berada di bumper depan mobil dengan berlumur darah. Melihat itu, warga langsung membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” bebernya.

Kata dia, beruntung pada saat kejadian anak sekolah sudah masuk. Biasanya, di lokasi tersebut banyak anak-anak yang jajan sebelum masuk sekolah. “Kalau masih banyak anak sekolah di lokasi itu saya tidak bisa membayangkan. Tadi juga banyak darah dari kedua korban yang tertabrak,” paparnya.

Gundang (40), warga lainnya menambahkan ketika kejadian banyak yang histeris melihat balita di bawah mobil. Bahkan ada warga yang berusaha menyelamatkannya dengan menarik badan anak itu dari bumper mobil. “Pada saat akan diselamatkan, anak itu sudah tidak sadarkan diri. Mungkin dikarenakan menerima benturan yang cukup keras,” paparnya.

Sejauh ini, kata dia, di lokasi jalan tersebut rawan kecelakaan. Mengingat kondisi jalan yang lurus dan mulus membuat banyak pengendara yang memacu kendaraannya lebih cepat. Padahal, di lokasi ini cukup ramai. Terlebih ketika jam-jam sekolah.

Pantauan Radar, kedua korban mendapatkan perawatan di RS SMC. Sri mengalami luka pada tulang di pinggangnya. Sedangkan Gibran, luka pada bagian jidat. (obi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.