Seni Angklung Membentuk Karakter Anak

24
0
HARI ANGKLUNG. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman foto bersama guru dan siswa SD Se Kota Tasikmalaya dalam peringatan Hari Angklung Sedunia 2019 di Bale Kota Tasikmalaya Senin (9/12). FATKHUR RIZQI / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tasikmalaya memperingati Hari Angklung Sedunia 2019 di Bale Kota Tasikmalaya Senin (9/12).

Kegiatan tersebut mengerahkan sebanyak 2.019 pemain angklung yang terdiri dari siswa SD dan guru pembina angklung Se Kota Tasikmalaya.

Ketua PGRI Kota Tasikmalaya Bangbang Hermana SPd MPd mengatakan kegiatan ini sebagai peran nyata dunia pendidikan dalam memelihara dan mengembangkan seni angklung.

Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari PGRI ke-74 serta Hari Guru Nasional 2019.

“Angklung paling mudah dan membuat orang kompak. Filosofi angklung juga begitu hebat, meskipun alat bunyi dapat mendidik dan mencerdaskan anak bangsa sehingga dapat memiliki karakter berbudaya,” katanya kepada Radar, Senin (9/12).

Ke depannya, lanjut ia, pada 2020 musik angklung ini bisa menjadi muatan lokal di setiap sekolah di Kota Tasikmalaya dan angklung dapat berdampak pada ekonomi kreatif masyarakat.

“Harapannya angklung mendorong ekonomi kerakyatan sehingga industri angklung berdiri,” katanya.

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menjelaskan sejak UNESCO menetapkan angklung sebagai warisan budaya asli dari Indonesia, khususnya Sunda, angklung perlu dilestarikan dan diimplementasikan kepada siswa dan masyarakat.

Dirinya mengapresiasi kegiatan PGRI yang menjaga, memelihara, melestarikan angklung kepada siswa dan masyarakat Kota Tasikmalaya.

“Angklung warisan budaya sehingga anak-anak pelajar bisa mengenal seni angklung,” katanya.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Bungursari Yayan Kartiyan SPd MPd menyebutkan 408 siswa SD mengikuti peringatan Hari Angklung Sedunia 2019 Ngurulung di Kota Tasikmalaya.

Manfaatnya, dapat mengenalkan alat musik tradisional Sunda kepada siswa SD. “Agar siswa mahir memainkan alat musik dan mencintai alat musik tradisional,” ujarnya.

Angklung ini bisa melatih kekompakan, kesabaran, kreativitas dan jiwa seni. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.