Senin, Nakes di Kabupaten Tasik Serentak Divaksin, Warga Belum Ada Jatah

47
0
DISALURKAN. Vaksin Covid-19 mulai disalurkan dari Gedung Instalasi Farmasi DKPP ke puskesmas dan fasilitas kesehatan (Faskes) penunjang pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (28/1). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

SINGAPARNA – Setelah sampai di Kabupaten Tasikmalaya, sebanyak 6.200 vaksin Sinovac yang diterima secara bertahap mulai didistribusikan ke puskesmas-puskemsas dan fasilitas kesehatan lainnya, Kamis (28/1). Karena pada Senin (1/2) sudah mulai dilakukan vaksinasi secara serentak.

Vaksin yang mulai didistribusikan ke daerah ini untuk 3.100 orang yang menjadi prioritas dalam vaksinasi pencegahan Covid-19 yakni tenaga kesehatan. Setelah itu baru kepada TNI/Polri atau garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19.

Sementara untuk masyarakat umum akan mulai mendapatkan vaksinasi pada tahap selanjutnya.

Rencananya, setelah semua vaksin diterima oleh puskesmas dan faskes penunjang lainnya, mulai Senin (1/2) serentak pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang diterapkan.

Baca juga : Diskusikan Visi Misi, Golkar Kota Tasik Bertekad Usung Yusuf untuk Z1

loading...

Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto MMKes menjelaskan, seluruh vaksin Sinovac yang diterima dari provinsi secara bertahap sudah mulai disalurkan ke 40 Puskesmas dan sembilan faskes atau klinik kesehatan.

Penyalurannya, terang dia, dengan menggunakan mobil ambulans. Vaksin tersebut disimpan di tempat pengatur suhu dari DKPP agar kondisi vaksin tetap terjaga baik. Jumlah vaksin yang disalurkan ke puskesmas dan faskes klinik penunjang bervariatif, tergantung usulannya.

“Masing-masing ada yang 60 sampai 100 lebih vaksin. Untuk sasarannya ke 3.100 orang yang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan,” ujarnya kepada Radar, Kamis (28/1).

“Jadi sesuai usulannya dari jumlah tenaga kesehatan yang ada di puskesmas wilayah tersebut, termasuk usulan dari fasilitas kesehatan (faskes) penunjang lainnya sesuai jumlah yang diusulkannya,” katanya, menambahkan.

Dia menerangkan, untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya sendiri akan dilaksanakan Senin (1/2), maka dalam kurun waktu empat hari ini dari sejak dimulainya penyaluran vaksin Kamis (28/1) sampai Minggu (31/1) ditargetkan seluruh vaksin ini sudah diterima oleh puskesmas dan faskes.

“Jadi kita rencana mulai kick off vaksinasi ini Senin (1/2) yang akan dilaksanakan di Puskesmas Tinewati Singaparna secara simbolis termasuk puskesmas dan faskes lainnya secara serentak mulai pukul 09.00 pagi dan mudah-mudahan Pak bupati nanti hadir menjadi yang pertama kali divaksin,” papar dia.

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya Atang Sumardi menambahkan,

pelaksanaan vaksinasi sebetulnya baru yang pertama kali, namun untuk di Jawa Barat kita pendistribusiannya masuk termin kedua.
Dia menambahkan, dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini, dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Maka fasilitas atau tempat di puskesmas yang sudah disiapkan dengan protokol kesehatan. Harus memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer.

“Jadi pelaksanaannya sesuai standar protokol kesehatan. Karena di 40 puskesmas dan sembilan faskes ini sudah melakukan simulasi, maka nanti tinggal pelaksanaannya. Termasuk petugas yang menyuntikan vaksin adalah dokter, perawat sama bidan,” tambah dia. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.