Sepeda Motor Raib Dibawa Teman FB

530
0
DIINTEROGASI. Za, pelaku yang membawa kabur motor janda beranak satu diinterogasi Polsek Singaparna, Rabu (3/7).

SINGAPARNA – Pipih Sopiah (31), janda beranak satu asal Desa Purwarahayu Kecamatan Taraju menjadi korban penipuan teman yang baru dikenalnya melalui media sosial Facebook. Satu unit Yamaha X-Ride miliknya raib dibawa kabur Za (37) warga Desa Bongas Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang.

Kapolsek Singaparna Kompol Budiman mengatakan, pelaku ditangkap berawal dari laporan Pipih Sopiah. Dia melapor ke polsek setelah sepeda motornya dibawa kabur oleh teman yang baru dikenalnya di media sosial.

Jelas dia, kronologis awalnya, pelaku Za dengan korban sudah saling kenal di media sosial. Mereka bertemu di Terminal Singaparna Senin (1/7). Pelaku naik bus dari Subang dan dijemput oleh korban Pipih di terminal menggunakan sepeda motor. Kemudian, pelaku sempat menginap di rumah korban di Kecamatan Taraju.

“Katanya pelaku diterima baik oleh pihak keluarga korban, kemudian pelaku menyuruh korban untuk pergi ke Salon Selasa (2/7), pelaku pun ikut ke salon di wilayah Kudang Singaparna. Modus pelaku izin mau beli makan, namun malah membawa kabur motor korban ke Subang,” ujarnya.

Setelah mendapatkan informasi dari korban, kata dia, pihaknya langsung melacak keberadaan pelaku dan berhasil mengamankannya di Kabupaten Subang, Selasa (2/7) malam. “Beruntung pelaku belum menjual sepeda motor korban,” katanya.

Kanit Reskrim Polres Tasikmalaya Iptu Wahyu Hidayat SH menambahkan, pelaku dijerat pasal 372 tentang penipuan dan penggelapan, membawa kabur motor orang lain. “Pelaku diancam pidana empat tahun penjara,” katanya.

Za (37) mengaku sehari-harinya berjualan tas di Desa Bongas Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang. “Saya awalnya tidak ada niat mengambil motornya, karena saya sama korban pacaran. Namun, ketika saya mengantar ke salon, ada kesempatan untuk mengambil motor, lalu saya ambil dan bawa kabur motornya ke Subang,” ungkapnya.

Za mengaku tidak berniat menjual sepeda motor korban di Subang. Karena hanya ingin menggunakannya saja untuk kebutuhan transportasi bekerja saja.(dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.