Sepekan, Harga Bawang Merosot

8
TURUN HARGA. Harga bawang merah dan putih di Pasar Singaparna sudah satu minggu turun harga Rabu (26/9). (Diki setiawan/radartasikmalaya.com)

SINGAPARNA – Sudah hampir sepekan harga bawang merah dan putih di Pasar Singaparna merosot. Itu disebabkan musim panen, pasokan meningkat dan harga turun.

“Mungkin sudah hukum alam ketika pasokan sayuran tinggi, otomatis harga mengalami penurunan. Saat ini untuk bawang hampir 40 persen turun dari harga sebelumnya,” ujar Pedagang Sayuran di Pasar Singaparna Iis (58) kepada Radar, Rabu (26/9).

Awalnya Iis menjual bawang merah Rp 28.000 per kilogramnya. Sekarang harganya Rp 15.000. Untuk bawang putih dari harga Rp 26.000 ribu per kilogram menjadi Rp 18.000.

“Saat ini saya mempunyai stok bawang yang dikirim dari Jawa Tengah cukup banyak,” terangnya.

Akibat merosotnya harga, Iis mengaku mengalami peningkatan pembeli. Mulai dari eceran hingga borongan.

Walaupun pembeli meningkat, tapi dari pendapatan mengalami penurunan. Karena harga yang dijual murah.

“Yang beli mulai dari 5-20 kilogram,” katanya.

Penurunan harga bawang ini menjadi keuntungan bagi pedagang eceran di warung. Mereka bisa membeli dalam jumlah banyak untuk cadangan ketika nanti harganya mengalami kenaikan kembali.

“Saya beli banyak untuk stok di warung. Tapi kalau harganya mahal paling belinya sedikit-sedikit,” kata Entin Sumiati (40), pembeli asal Kecamatan Mangunreja. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.